Persika Karanganyar Siapkan Senjata Baru, Belajar dari Drama Playoff Musim Lalu

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 23:16 WIB
Pemain Persika Karanganyar jalani latihan rutin (Instagram: @persika.karanganyar)
Pemain Persika Karanganyar jalani latihan rutin (Instagram: @persika.karanganyar)

RADARSOLO.COM – Target Persika Karanganyar pada kompetisi musim ini tidak berubah. Laskar Singo Lawu kembali membidik tiket promosi setelah kegagalan musim lalu menjadi bahan evaluasi dalam mempersiapkan tim menghadapi Liga 3 Nusantara.

Pelatih kepala anyar Persika Karanganyar, Taufiq Kasrun, mengatakan manajemen masih mematok target promosi. Pengalaman dari perjalanan musim lalu menjadi pijakan untuk membangun skuad yang dinilai lebih siap menghadapi persaingan.

“Target dari manajemen masih tidak berubah, bahwa tahun ini kita tetap promosi, mau target promosi. Dan mungkin kita belajar dari pengalaman musim kemarin,” kata Taufiq saat dihubungi Jawa Pos Radar Solo melalui telepon, Jumat (11/9/2026).

Baca Juga: Update Klasemen Liga 1 Super League 2026/2027: Tahan Imbang Bhayangkara FC, Dewa United Puncaki Takhta

Musim lalu Persika sempat menunjukkan performa menjanjikan sebelum memasuki fase playoff. Namun, persoalan kebugaran pemain dan padatnya jadwal menjadi evaluasi yang harus diperhatikan lebih serius musim ini.

Pembenahan pun tidak hanya dilakukan dari sisi kualitas pemain inti. Persika juga berusaha membangun kedalaman skuad yang lebih merata. Tujuannya, kekuatan tim tidak terlalu timpang ketika harus kehilangan pemain utama dalam sebuah pertandingan.

“Manajemen mungkin mencari pemain yang kedalaman skuadnya tidak terlalu timpang, gitu kan. Jadi ketika pemain si A ini absen, mungkin pemain B ini bisa menggantikan, seperti itu,” jelasnya.

Baca Juga: Persis Solo Resmi Rilis 32 Pemain untuk Pegadaian Championship 2026/2027, Target Kembali ke Super League

Menurut Taufiq, kedalaman skuad menjadi salah satu aspek penting dalam kompetisi yang panjang. Persika tidak ingin terlalu bergantung pada sejumlah pemain tertentu, terutama ketika memasuki fase-fase krusial.

Karena itu, kebutuhan di setiap posisi menjadi pertimbangan dalam menyusun komposisi tim. Persika ingin memiliki sejumlah alternatif sehingga tim tetap kompetitif ketika pemain utama absen karena kebugaran maupun kebutuhan rotasi.

Baca Juga: Hasil Lengkap Practice MotoGP San Marino 2026: "Balas Dendam" Manis Bezzecchi ke Marc Marquez, Pecco Merana

Mantan pemain Persela Lamongan tersebut mengatakan persiapan tim sejauh ini berjalan sesuai rencana. Skuad Persika sudah menjalani latihan selama hampir tiga pekan dan kebutuhan pemain disebut telah mendekati tahap akhir.

“Alhamdulillah pemain kita sudah latihan dua minggu jalan tiga minggu ya. Dan kebutuhan untuk pemain, alhamdulillah sudah hampir 90%. Kira-kira kita kurang tinggal cari dua sampai tiga pemain saja,” ujarnya.

Dengan komposisi yang sudah mendekati 90 persen, tim pelatih masih memiliki waktu untuk mematangkan skuad sekaligus meningkatkan kesiapan fisik dan taktikal pemain sebelum kompetisi bergulir.

Taufiq menegaskan pembenahan tersebut dilakukan agar Persika tidak kembali mengalami persoalan serupa ketika memasuki pertandingan penting. Pengalaman musim lalu menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju promosi tidak hanya membutuhkan pemain inti berkualitas, tetapi juga skuad yang mampu menjaga performa sepanjang kompetisi.

“Kita belajar dari pengalaman musim kemarin,” pungkasnya.

Baca Juga: Rekap Pemain Baru Kendal Tornado FC di Liga 2: Eks Persis Solo, Borneo FC dan Persija Jakarta Merapat

Kini, Persika ingin menjadikan pengalaman tersebut sebagai modal untuk menatap musim baru. Target promosi tetap dipasang, tetapi Laskar Singo Lawu berusaha datang dengan skuad yang lebih seimbang dan siap menghadapi persaingan hingga fase akhir. (hj/nik) 

Editor : Niko auglandy
persis solo liga 2 liga nusantara persika