RADARSOLO.COM – Pekan pertama Pegadaian Championship 2026/2027 (Liga 2) langsung menyajikan persaingan sengit. Sejumlah tim berhasil mengawali kompetisi dengan kemenangan, sementara beberapa klub harus menerima hasil kurang maksimal pada laga perdana.
Dari Grup A, PSIS Semarang membuka kompetisi dengan kemenangan 2-1 atas PSPS Pekanbaru di Stadion Jatidiri, Jumat (11/9). Hasil tersebut membuat PSIS langsung mengamankan tiga poin, meski mereka memiliki pengurangan satu poin akibat sanksi.
Baca Juga: Update Klasemen La Liga: Barcelona Sempurna, Real Madrid Tempel Ketat
Pada Sabtu (12/9), Persikad juga meraih kemenangan setelah mengalahkan PSGC Ciamis dengan skor 2-1 di Stadion Pakansari. Sementara itu, Persiku Kudus dan Adhyaksa FC Bekasi bermain imbang 1-1 di Stadion Sultan Agung.
Dua pertandingan lainnya Grup A digelar Minggu (13/9). Sumsel United harus puas bermain 2-2 melawan PSMS Medan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.
Baca Juga: Drama 6 Gol! Barcelona Bekuk Levante, Lamine Yamal Borong Dua Gol
Sementara itu, Semen Padang FC mencuri kemenangan tipis 1-0 di markas Persiraja Banda Aceh, Stadion H. Dimurthala. Hasil tersebut membuat Semen Padang mengawali kompetisi dengan tiga poin sebelum dikurangi satu poin akibat sanksi.
Berlanjut ke Grup B atau Grup Timur, De Red FC harus mengakui keunggulan Kendal Tornado FC. Bermain di Gelora 10 November, Kendal menang tipis 1-0 melalui gol Ibnu Hajar pada menit ke-81.
Kemenangan juga diraih PS Barito Putera. Tampil di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Barito menundukkan Persipura Jayapura dengan skor 3-2 dalam laga yang berlangsung ketat.
Baca Juga: Ricky Nelson Ungkap Evaluasi Persis Solo Usai Dikalahkan Persela
Pada Minggu (13/9), RANS Nusantara FC juga mengamankan tiga poin setelah mengalahkan Persiba Balikpapan 3-2 di Stadion Kanjuruhan.
Hasil kurang menggembirakan datang dari Persis Solo. Laskar Sambernyawa harus mengawali perjalanan di Pegadaian Championship dengan kekalahan 0-2 dari Persela Lamongan di Stadion Surajaya.
Kekalahan tersebut membuat Persis belum mendapatkan poin dan berada di papan bawah Grup B. Sebaliknya, Persela mengantongi tiga poin, meski harus dikurangi satu poin akibat sanksi.
Hasil paling mencolok di Grup B terjadi di Stadion Sriwedari. Deltras FC tampil luar biasa dengan menghajar PSBS Biak lima gol tanpa balas.
Kemenangan telak tersebut membuat Deltras langsung menjadi tim dengan produktivitas gol tertinggi di Grup B. Deltras mengoleksi tiga poin dengan selisih gol plus lima.
Persaingan Pegadaian Championship 2026/2027 pun dipastikan berlangsung ketat sejak awal. Selain perebutan kemenangan di lapangan, sejumlah klub juga harus berjuang mengejar ketertinggalan akibat sanksi pengurangan poin.
Bagi Persis Solo, hasil pekan pertama menjadi pekerjaan rumah tersendiri. Laskar Sambernyawa harus segera bangkit karena pekan berikutnya dijadwalkan menjamu PSBS Biak di Stadion Manahan, Minggu (20/9) malam.
Baca Juga: Persis Solo Tampil Mengecewakan di Lamongan, Pasoepati Mulai Pesimistis Target Promosi
PSBS sendiri juga datang dengan modal buruk setelah dibantai Deltras FC 0-5. Duel Persis kontra PSBS karena itu menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk memburu kemenangan perdana sekaligus memperbaiki posisi di klasemen.
Editor : Niko auglandy