RADARSOLO.COM – Wakil Jawa Tengah, Kendal Tornado FC, mengawali perjalanan di Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil positif. Kemenangan di laga perdana menjadi modal penting Laskar Badai Pantura untuk menghadapi panjangnya persaingan Liga 2 musim ini.
Kendal Tornado FC sukses membawa pulang tiga poin setelah menundukkan tuan rumah De Red FC dengan skor 1-0 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Sabtu (12/9/2026). Gol tunggal kemenangan Kendal Tornado FC dicetak Ibnu Hajar pada menit ke-81.
Hasil tersebut sekaligus menjadi awal manis bagi skuad besutan Stefan Keeltjes. Kendati demikian, manajemen meminta para pemain tidak terlena dengan kemenangan perdana.
Presiden Kendal Tornado FC Fardhan Nandana menegaskan, kemenangan atas De Red FC harus menjadi pijakan untuk membangun konsistensi sepanjang kompetisi. Menurut dia, performa positif perlu diikuti kedisiplinan dan semangat bertanding yang terjaga.
"Harapan saya ke depannya tetap konsisten, konsisten dalam kemenangan, konsisten disiplin dan tunjukkan bahwa Tornado ini bisa besar juga," kata Fardhan, Senin (14/9/2026).
Kemenangan Jadi Modal Awal
Fardhan menyadari perjalanan Kendal Tornado FC masih panjang. Persaingan Pegadaian Championship 2026/2027 dipastikan tidak mudah sehingga setiap pertandingan harus dijalani dengan fokus dan kerja keras.
Karena itu, kemenangan di Surabaya diharapkan tidak berhenti sebagai catatan positif pada laga pembuka. Pemain diminta mempertahankan performa, menjalankan instruksi tim pelatih, serta menjaga mental bertanding, baik saat tampil di kandang maupun tandang.
"Tentu perjalanan panjang menuju target yang kita lolos Liga 1 butuh kerja sama seluruh elemen tim. Bukan hanya pemain, tetapi juga jajaran pelatih dan manajemen," jelasnya.
Target Kendal Tornado FC pun tidak berubah. Klub asal Kendal tersebut membidik promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
"Promosi Liga 1. Itu utamanya. Tujuan utama tetap untuk masuk ke Liga 1," tegas Fardhan.
Tambahan tiga poin dari Surabaya menjadi bekal berharga bagi Kendal Tornado FC. Namun, pekerjaan mereka baru dimulai. Konsistensi dalam pertandingan-pertandingan berikutnya bakal menjadi kunci jika Laskar Badai Pantura ingin mewujudkan ambisi menembus Liga 1. (nik)
Editor : Niko auglandy