Dari EPA ke Liga 2, 16 Pemain Muda Diklat Asal Banjarnegara Kini Membela PSBS Biak

Niko auglandy • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 08:07 WIB
Skuad PSBS Biak di Pegadaian Championship 2026/2027. (Dok. I.League)
Skuad PSBS Biak di Pegadaian Championship 2026/2027. (Dok. I.League)

RADARSOLO.COM – Kondisi PSBS Biak di Pegadaian Championship 2026/2027 menjadi gambaran bagaimana persoalan di luar lapangan bisa berdampak langsung terhadap komposisi sebuah tim. Sanksi dan persoalan internal yang dihadapi klub asal Papua tersebut membuat mereka tidak leluasa membangun skuad seperti klub-klub peserta lainnya.

PSBS akhirnya harus mengandalkan pemain lama yang masih bertahan serta mempromosikan pemain-pemain muda dari akademi. Sebagian besar pemain tersebut sebelumnya berkompetisi di Elite Pro Academy (EPA) dan kini mendapat kesempatan untuk merasakan atmosfer sepak bola profesional.

Baca Juga: Daftar Lengkap Skuad Persis Solo di Liga 2 2026/2027: Eks Garudayaksa FC, Bhayangkara, dan Adhyaksa Merapat

Komposisi skuad PSBS musim ini pun cukup mencuri perhatian. Banyak pemain yang masih berusia belasan tahun harus langsung berhadapan dengan kerasnya kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia.

Situasi tersebut tentu bukan kondisi ideal bagi sebuah tim yang ingin bersaing. Namun, di sisi lain, keadaan itu membuka kesempatan besar bagi para pemain muda yang sebelumnya belum tentu mendapatkan menit bermain di level profesional.

Baca Juga: Jadwal Liga 1 Super League 2026/2027 Pekan 3 Mulai 16 September: Misi Bangkit Maung Bandung

Salah satu pihak yang ikut merasakan dampak positif dari situasi tersebut adalah Diklat Merden, akademi sepak bola asal Jawa Tengah. Sebanyak 16 pemain dalam skuad PSBS Biak musim ini tercatat merupakan siswa Diklat Merden.

Melalui akun Instagram @diklatmerden.id, pihak Diklat Merden menyampaikan rasa bangga sekaligus keprihatinan terhadap kondisi yang tengah dihadapi PSBS Biak.

"16 pemain dalam squad ini adalah siswa Diklat Merden," tulis Diklat Merden.

Baca Juga: Update Klasemen Liga 1 Super League 2026/2027: Bali United Pimpin Papan Atas, Persija Sapu Bersih Poin

Ke-16 pemain tersebut sebelumnya mendapatkan pengalaman melalui kompetisi pembinaan, termasuk EPA bersama PSBS. Musim ini, mereka mendapat kesempatan lebih besar dengan promosi ke tim senior dan tampil dalam Pegadaian Championship 2026/2027.

Daftar skuad PSBS Biak di Liga 2 2026/2027.
Daftar skuad PSBS Biak di Liga 2 2026/2027.

Bagi pemain muda, kesempatan tersebut jelas bukan perkara kecil. Mereka yang sebelumnya masih berada di level pembinaan kini harus menghadapi pemain-pemain yang lebih berpengalaman dalam kompetisi profesional.

 

Jalan Tak Terduga Menuju Profesional

Diklat Merden juga tidak menutup mata terhadap persoalan yang membuat PSBS harus mengandalkan skuad seadanya. Akademi tersebut menyampaikan keprihatinan atas kondisi finansial PSBS yang disebut masih memiliki tanggungan terhadap pemain lama.

"Di satu sisi ikut prihatin atas kondisi keuangan PSBS Biak yang belum bisa menyelesaikan tanggungan pemain lama. Di sisi lain liga harus berjalan. Tanpa 16 pemain itu tidak akan bisa bertanding," tulisnya.

Baca Juga: Daftar Lengkap Skuad Persiraja Banda Aceh di Liga 2 2026/2027: Eks Persis Solo, Arema hingga Persijap Merapat

Situasi tersebut akhirnya menciptakan sebuah jalan yang mungkin tidak pernah dibayangkan para pemain muda tersebut. Mereka memperoleh kesempatan menjadi pesepak bola profesional pada usia yang sangat muda.

Diklat Merden pun memberikan pesan kepada para pemain binaannya agar tidak menjadikan kondisi sulit tersebut sebagai alasan untuk menyerah. Sebaliknya, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan untuk membuktikan kemampuan.

"Semangatlah kalian dalam mengarungi Liga 2 tahun ini, jadilah profesional sejati. Apapun kondisinya, fight-lah sampai akhir kompetisi untuk meraih kemenangan," lanjutnya.

Baca Juga: NPC Indonesia Optimistis Tembus 10 Besar Asian Para Games 2026, Boccia hingga Panahan Jadi Andalan

Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa karier seorang pesepak bola tidak selalu berjalan sesuai rencana. Bagi 16 pemain muda Diklat Merden, promosi ke tim senior PSBS mungkin datang melalui situasi yang tidak ideal. Namun, kesempatan tersebut tetap bisa menjadi pintu masuk menuju karier profesional.

"Semangat anak-anak muda DM yang kini telah menjadi pemain profesional di usia muda bersama PSBS Biak," tulis Diklat Merden.

Baca Juga: Daftar Pemain PSBS Biak di Liga 2: Banyak Pemain Belasan Tahun Jadi Tumpuan, Eks Winger Persis Solo Masuk Lis

Mereka juga diminta tidak berkecil hati meski datang dengan usia muda dan mungkin dipandang sebelah mata ketika berhadapan dengan pemain yang lebih senior.

"Kalian muda dan diremehkan. Buktikan bahwa mudanya kalian adalah anak-anak hebat luar biasa," sambungnya.

Pada akhirnya, perjalanan 16 pemain muda tersebut menjadi cerita tersendiri di tengah persoalan PSBS Biak. Satu sisi menunjukkan beratnya kondisi klub yang harus menjalani kompetisi dengan keterbatasan. Di sisi lain, situasi tersebut justru memberikan panggung bagi pemain-pemain muda untuk mempercepat langkah menuju sepak bola profesional.

"Tidak penting jalan ceritanya seperti apa, tapi inilah jalan Tuhan yang mengantarkan Anda kini jadi pemain profesional," pungkas Diklat Merden.

Bagi PSBS, para pemain muda itu kini bukan lagi sekadar pemain akademi. Mereka menjadi bagian dari perjuangan tim di Pegadaian Championship 2026/2027. Sedangkan bagi Diklat Merden, 16 anak didiknya tengah menjalani fase penting untuk membuktikan bahwa pembinaan usia muda juga mampu melahirkan pemain yang siap bersaing di level profesional. (nik)

Editor : Niko auglandy
liga 2 psbs biak