RADARSOLO.COM – Persis Solo memang mengawali Championship 2026/2027 dengan hasil kurang apik. Laskar Sambernyawa harus mengakui keunggulan Persela Lamongan dengan skor 0-2 dalam laga perdana di Stadion Surajaya, Minggu (13/9/2026).
Namun, ada satu keputusan Ricky Nelson yang cukup menarik perhatian. Pelatih Persis tersebut langsung memasukkan pemain muda Theo Leeming pada awal babak kedua untuk menggantikan Feby Eka.
Perubahan itu turut membuat permainan Persis lebih agresif selepas turun minum. Theo tampil ngotot dan beberapa kali berupaya membantu Laskar Sambernyawa meningkatkan tekanan ke pertahanan Persela.
Keputusan Ricky memainkan Theo cukup berani mengingat sang pemain memiliki persiapan terbatas bersama Persis. Theo sebelumnya harus menjalani agenda bersama Timnas Indonesia U-20 sehingga melewatkan sejumlah sesi latihan klub.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi kepercayaan Ricky kepada pemain kelahiran Perth tersebut. Sang pelatih bahkan menyebut Theo sudah masuk dalam rencana Persis sejak awal musim.
“Theo sebenarnya adalah pemain yang sangat kita harapkan dari awal. Memang pemanggilan di Timnas membuat dia banyak waktu tidak bisa latihan bersama,” ujar Ricky dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Baca Juga: Sumsel United Datangkan Striker Nigeria, Kenneth Ngwoke Belum Bisa Debut di Liga 2
Ricky menilai keterbatasan waktu latihan bersama Persis bukan persoalan besar. Sebab, Theo dianggap sudah memahami karakter permainan serta instruksi yang ingin diterapkan tim.
“Tetapi itu tidak membatasi juga bahwa sebenarnya dia sudah cukup paham apa yang kita mau,” lanjutnya.
Kebutuhan tim menjadi pertimbangan utama Ricky ketika memutuskan menurunkan Theo sejak awal babak kedua. Persis memang membutuhkan perubahan setelah kesulitan mengembangkan permainan pada paruh pertama dan sudah tertinggal dua gol.
“Jadi kenapa dia main? Ya memang karena tim membutuhkan dia,” tegas Ricky.
Selain faktor teknis, Ricky juga mempertimbangkan regulasi pemain muda yang berlaku di kompetisi Championship 2026/2027. Theo menjadi salah satu pemain muda yang diandalkan Persis untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
“Ditambah kan ini kan ada regulasi pemain muda gitu, jadi dia salah satu pemain muda yang menjadi andalan kita, jadi kita tetap harus mainkan dia,” jelasnya.
Kepercayaan tersebut juga tidak terlepas dari pengalaman Theo bersama Persija U-20 serta kiprahnya bersama Timnas Indonesia U-20. Pemanggilan ke skuad Garuda Muda membuat sang pemain harus membagi waktu antara agenda tim nasional dan persiapan bersama Persis.
Kini, agenda bersama Timnas Indonesia U-20 telah rampung. Theo pun bisa kembali fokus membantu Persis menjalani kompetisi Championship 2026/2027.
Persis sendiri tidak memiliki banyak waktu untuk meratapi kekalahan dari Persela. Laskar Sambernyawa sudah ditunggu dua pertandingan pada September.
PSBS Biak akan menjadi lawan Persis di Stadion Manahan, Minggu (20/9/2026). Setelah itu, Persis dijadwalkan bertandang menghadapi Persipura Jayapura pada 26 September.
Baca Juga: Bukan Cuma Lamine Yamal, Barcelona Siapkan Mesin Gol Baru untuk Masa Depan
Dua laga tersebut menjadi kesempatan bagi Persis untuk segera merespons hasil buruk pada pertandingan pembuka. Apalagi, Laskar Sambernyawa mengusung target kembali ke kasta tertinggi dalam satu musim.
Karena itu, kemenangan pada laga kandang melawan PSBS menjadi momentum penting bagi Persis untuk membangun kepercayaan diri sekaligus menjaga langkah menuju target promosi. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy