RADARSOLO.COM - Persebi Boyolali memasuki musim baru Liga 4 2026/2027 dengan menunjuk eks asisten pelatih Persis Gotong Royong (Persis GR) dan head coach Persika Karanganyar, Slamet Riyadi sebagai pelatih kepala. Namun, penunjukan juru taktik tersebut tak semata-mata berlandaskan kedekatannya dengan tim-tim asal Solo Raya.
Manajemen Persebi Boyolali melalui Sekretaris Utama Iqbal Bagas Wahyu Hidayat mengatakan, pencarian pelatih dilakukan secara terbuka. Manajemen menerima delapan kandidat yang mengajukan diri melalui surat elektronik untuk mengisi posisi pelatih kepala.
"Ada sekitar delapan calon head coach yang mendaftar melalui email kepada manajemen Persebi. Dari delapan itu kemudian kami lakukan screening, kami lihat track record dan pengalaman masing-masing," terang Iqbal kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (16/9/2026).
Baca Juga: Kiper Persib Bandung Jadi Sorotan Usai Bungkam FC Seoul, Teja: Kemenangan Ini untuk Bobotoh
Delapan kandidat tersebut kemudian disaring berdasarkan rekam jejak dan pengalaman masing-masing. Manajemen ingin mendapatkan pelatih yang memiliki kapasitas untuk menangani tim sekaligus memahami persaingan di level kompetisi yang diikuti Persebi.
Dari proses tersebut, nama Slamet akhirnya mengerucut sebagai pilihan manajemen. Pengalamannya menangani sejumlah tim di kawasan Solo Raya menjadi salah satu rekam jejak yang turut diperhitungkan.
Slamet sebelumnya pernah menangani Persis GR dan Persika Karanganyar. Pengalaman di level regional itu menjadi bekal sebelum dirinya mendapat kepercayaan untuk memimpin Laskar Pandan Arang.
Baca Juga: STY Komentari Soal Persija Jakarta Jadi Musafir Lawan Java United di Bali
Tak hanya pengalaman menangani tim, manajemen juga mencermati catatan prestasi Slamet selama menjalani karier kepelatihan. Iqbal menyebut sang pelatih memiliki pengalaman membawa tim meraih promosi ke Liga 3.
"Beliau juga punya pengalaman yang cukup baik. Beberapa kali membawa tim promosi ke Liga 3. Itu menjadi salah satu pertimbangan kami, karena kami membutuhkan pelatih yang punya pengalaman dan track record yang jelas," ujar Iqbal.
Catatan tersebut menjadi pembeda dalam proses pemilihan yang dilakukan manajemen. Slamet dinilai memiliki pengalaman yang relevan dengan kebutuhan Persebi sehingga akhirnya dipercaya mengisi posisi pelatih kepala.
Penunjukan Slamet sekaligus menandai dimulainya era baru di kursi kepelatihan Persebi. Ia kini bertanggung jawab menerjemahkan kebutuhan tim ke dalam pekerjaan teknis di lapangan.
Slamet sendiri langsung menjalankan tugasnya setelah mendapat kepercayaan dari manajemen. Salah satu pekerjaan awalnya adalah mengamati potensi pemain yang tersedia dalam proses seleksi yang mulai digelar Persebi.
Kehadiran Slamet juga membuat manajemen memiliki sosok yang menjadi rujukan dalam menentukan kebutuhan teknis tim. Iqbal menegaskan, urusan yang berkaitan dengan pembentukan skuad akan menjadi ranah pelatih.
"Untuk pembentukan pemain dan perekrutan pemain, kami serahkan sepenuhnya kepada head coach. Kami memberikan keleluasaan kepada Coach Slamet untuk memilih pemain yang memang sesuai dengan kebutuhan tim," tegas Iqbal.
Baca Juga: Begini Kabar Terbaru Julio Cesar yang Bikin Bobotoh Deg-degan Usai Benturan Keras Lawan FC Seoul
Dengan keputusan tersebut, Slamet menjadi figur yang dipercaya manajemen untuk memimpin Persebi sepanjang musim 2026/2027. Pengalaman di sejumlah tim sebelumnya kini menjadi bagian dari rekam jejak yang dibawa ke Boyolali.
Tugas Slamet selanjutnya adalah membuktikan kepercayaan tersebut melalui pekerjaannya di lapangan. Persebi pun memasuki era kepelatihan baru bersama sosok yang dipilih setelah melewati proses penjaringan terbuka. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy