RADARSOLO.COM – Persika Karanganyar mulai memberi ruang lebih besar kepada pemain binaan sendiri untuk menembus tim senior. Tiga hingga empat pemain Persika Youth yang sebelumnya tampil di ajang Piala Soeratin Jateng 2026 kini dipromosikan untuk bergabung bersama skuad senior.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Persika memberi kesempatan kepada pemain muda yang dinilai memiliki potensi. Mereka tidak sekadar dipertahankan di level pembinaan, tetapi mulai mendapat tantangan baru dengan berlatih dan bersaing di lingkungan tim senior.
Pelatih Persika Karanganyar Taufiq Kasrun mengatakan, promosi diberikan kepada pemain-pemain yang dinilainya mampu bersaing di level senior. Taufiq melihat kesempatan itu penting bagi perkembangan mereka setelah sebelumnya mendapat pengalaman bersama Persika Youth di ajang Soeratin.
“Alhamdulillah untuk anak-anak yang dari akademi, yang kemarin dari Soeratin, itu ada 3 sampai 4 anak lah yang dipromosikan untuk bergabung ke senior, gitu,” kata Taufiq saat dihubungi tim Jawa Pos Radar Solo melalui telepon, Jumat (11/9/2026).
Baca Juga: Persija Jakarta Punya Pemain Serbabisa, Pemain Asal Jepang Ini Bisa Main di 3 Posisi
Promosi tersebut menjadi kesempatan bagi para pemain muda untuk merasakan tuntutan sepak bola senior. Persaingan tentu berbeda dibandingkan ketika mereka masih bermain di kelompok usia, sehingga proses adaptasi menjadi bagian yang harus dilalui.
Taufiq melihat para pemain muda tersebut memiliki modal yang cukup untuk berkembang. Potensi dan kualitas yang dimiliki menjadi alasan mereka diberi kesempatan bergabung dengan tim senior Persika.
“Saya pikir mereka punya potensi, mereka punya kualitas. Tinggal bagaimana nanti mereka mau belajar, mau berkembang untuk menjadi lebih baik ke depannya,” ujarnya.
Menurut Taufiq, kesempatan masuk skuad senior bukan berarti proses pembinaan pemain muda telah selesai. Sebaliknya, promosi tersebut menjadi tahapan baru bagi pemain untuk terus mengasah kemampuan sekaligus memahami tuntutan di level yang lebih tinggi.
Pemain muda juga harus mampu beradaptasi dengan lingkungan latihan bersama pemain yang lebih berpengalaman. Selain kemampuan teknis, kemauan untuk belajar dan berkembang menjadi modal penting agar mereka bisa bersaing mendapatkan tempat di tim.
Persika pun membuka jalur bagi pemain binaannya untuk mendapat pengalaman di level senior. Tiga hingga empat pemain dari Persika Youth kini memiliki kesempatan menunjukkan kemampuan di tengah persiapan tim menghadapi kompetisi musim ini.
Bagi para pemain tersebut, promosi ke tim senior menjadi momentum untuk membuktikan hasil pembinaan yang telah dijalani. Mereka dituntut tidak berhenti berkembang setelah mendapatkan kesempatan masuk skuad utama.
Taufiq menekankan bahwa perkembangan pemain muda tetap bergantung pada kemauan masing-masing pemain. Potensi yang dimiliki harus diikuti dengan proses belajar dan kerja keras agar mampu berkembang menjadi pemain yang lebih matang.
“Yang penting mereka mau belajar, mau berkembang untuk menjadi lebih baik ke depannya,” pungkas Taufiq. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy