RADARSOLO.COM – PSIS Semarang membawa modal kemenangan saat bertandang menghadapi Semen Padang FC pada pekan kedua Pegadaian Championship 2026/2027. Duel dua tim yang sama-sama meraih tiga poin pada laga perdana tersebut berlangsung di Stadion Patriot Chandra Bhaga, Bekasi, Minggu (20/9) malam.
PSIS mengawali kompetisi dengan kemenangan 2-1 atas PSPS Pekanbaru di Stadion Jatidiri, Semarang. Sementara itu, Semen Padang juga meraih hasil positif setelah menundukkan Persiraja Banda Aceh dengan skor 1-0 dalam pertandingan tandang.
Kemenangan di laga perdana menjadi modal kepercayaan diri bagi PSIS. Apalagi, Mahesa Jenar mampu tampil agresif di hadapan 14.874 penonton yang memadati Stadion Jatidiri.
Meski demikian, pelatih PSIS Widodo Cahyono Putro (WCP) mengingatkan anak asuhnya agar tidak cepat berpuas diri. Kompetisi masih panjang sehingga kemenangan pertama harus dijadikan pijakan untuk terus melakukan pembenahan.
“Bersyukur PSIS bisa memenangkan pertandingan pertama. Kita perbaiki yang perlu diperbaiki. Jangan berpuas diri karena kompetisi baru berjalan satu pertandingan, masih sangat panjang,” ujar WCP.
Persiapan menghadapi Semen Padang pun terus dimatangkan. WCP mengaku cukup senang dengan kondisi fisik para pemainnya menjelang pertandingan kedua.
“Pemain dalam kondisi yang cukup bagus, meski ada satu-dua pemain yang agak terkendala, namun sudah bisa pulih sebelum berangkat ke Bekasi melawan Semen Padang,” kata mantan striker Timnas Indonesia tersebut.
Baca Juga: Update Klasemen Liga 1, Usai Arema FC vs Persik Kediri: Eks Gelandang Persis Solo Sumbang Gol
WCP juga tidak ingin hasil positif pada pertandingan pembuka membuat timnya terlena. Evaluasi dilakukan, terutama berkaitan dengan transisi permainan dari menyerang ke bertahan.
Selain membenahi internal tim, PSIS juga mempelajari karakter permainan Semen Padang. Mahesa Jenar berupaya menemukan cara untuk membongkar pertahanan Kabau Sirah sekaligus memanfaatkan celah yang ada.
“Persiapan kami tentunya dari hasil laga pertama, kita evaluasi bagaimana kita perbaiki transisi dari menyerang ke bertahan hingga juga beberapa aspek lainnya. Bagaimana juga kita melihat game plan Semen Padang. Kita pelajari bagaimana membongkar pertahanan mereka. Kita eksplore mana-mana yang jadi titik kelemahan mereka yang mungkin bisa kita manfaatkan,” jelas WCP.
Duel di Stadion Patriot Chandra Bhaga sekaligus menjadi pertemuan dua tim yang sama-sama mengantongi tiga poin dari pertandingan pertama. PSIS dan Semen Padang tentu sama-sama berusaha mempertahankan tren positif sekaligus memperkuat posisi di papan atas Grup A Pegadaian Championship 2026/2027.
PSIS untuk sementara berada di posisi kedua klasemen Grup A dengan tiga poin, sedangkan Semen Padang berada di posisi ketiga. Keduanya sama-sama baru memainkan satu pertandingan.
Editor : Niko auglandy