
RADARSOLO.COM – Pebulutangkis asal Kota Solo, Alwi Farhan, siap memberikan kemampuan terbaiknya untuk Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Ajang tersebut sekaligus menjadi debut Alwi di pesta olahraga terbesar se-Asia.
Alwi menjadi satu dari tiga tunggal putra Indonesia yang akan menjalani debut di Asian Games. Selain dirinya, ada Moh Zaki Ubaidillah dan Muhamad Yusuf yang juga untuk kali pertama tampil di multievent tersebut.
Meski berstatus debutan, Alwi memiliki modal pengalaman bertanding di sejumlah ajang internasional bersama tim Indonesia. Begitu pula dengan Zaki Ubaidillah yang akrab disapa Ubed.
“Pastinya kami bersyukur dan senang juga bisa mewakili Indonesia di Asian Games. Kami pengen memaksimalkan kesempatan yang ada. Ini Asian Games pertama dan dengan hasil kemarin di SEA Games untuk saya dan Ubed cukup meyakinkan jadi ada modal bagus untuk ke multievent yang levelnya lebih tinggi,” kata Alwi.
Baca Juga: Ini Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026: Emil Audero hingga Ole Romeny Masuk
Pengalaman memperkuat Indonesia di ajang seperti SEA Games, Piala Sudirman, hingga Piala Thomas menjadi bekal penting bagi Alwi dan Ubed. Keduanya berharap pengalaman tersebut bisa membantu menghadapi persaingan di Asian Games.
Ubed menambahkan, persiapan menuju Asian Games sejauh ini berjalan lancar. Baik persiapan individu maupun latihan bersama tim telah dilakukan dengan maksimal.
“Persiapan individunya sejauh ini alhamdulillah cukup lancar. Persiapan bersama tim pun juga berjalan dengan baik. Kami siap untuk bertanding di minggu depan,” ujar Ubed.
Baca Juga: Jadwal, Klasemen dan Hasil Liga 2 Pekan Kedua: Persikad, Persis Solo, PSIS Semarang Berjuang
Sementara itu, Yusuf menghadapi pengalaman berbeda. Berbeda dengan Alwi dan Ubed, ia belum memiliki pengalaman tampil di turnamen besar. Karena itu, dukungan para pemain senior menjadi salah satu bekal penting untuk meningkatkan kepercayaan dirinya.
“Pastinya awal-awal ada groginya tapi dari senior terus mengingatkan buat lebih enjoy saja,” kata Yusuf.
“Mereka selalu berpesan untuk menganggap ini seperti turnamen individu saja. Tetap fokus, semangat dan lebih tenang,” sambungnya.
Menariknya, persiapan terakhir di Tokyo juga memberikan pengalaman berharga bagi ketiganya. Mereka mendapat kesempatan berlatih bersama legenda bulutangkis Jepang, Kento Momota, yang hadir sebagai mentor sekaligus sparring partner.
Bagi Alwi, kesempatan berbagi lapangan dengan mantan tunggal putra nomor satu dunia tersebut menjadi pengalaman yang sulit dilupakan.
“Kami tahu Kento Momota sesuperior apa dulu jadi bisa bermain bareng hari ini pastinya senang dan sebuah kehormatan. Pengalaman yang tidak bisa dilupakan,” tutur Alwi.
Ubed juga mengaku mendapat masukan langsung dari Momota selama sesi latihan.
“Senang bisa berbagi lapangan dengan dia, tadi juga Momota sempat memberikan evaluasi dan masukan tentang cara main ke saya,” ungkapnya.
Baca Juga: Lempar Dua Botol Air saat Madura United Cetak Gol, PSS Sleman Didenda Rp 30 Juta
Tim bulutangkis Indonesia telah menyelesaikan rangkaian pemusatan latihan di Tokyo. Rombongan dijadwalkan bertolak ke Nagoya pada Kamis (17/9) pagi untuk selanjutnya masuk ke perkampungan atlet.
Cabang bulutangkis Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan berlangsung pada 20-24 September untuk nomor beregu dan 25-29 September untuk nomor perorangan. Seluruh pertandingan dijadwalkan berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang.
Editor : Niko auglandy