RADARSOLO.COM – Persis Solo memburu kemenangan perdana di Pegadaian Championship 2026/2027 saat menjamu PSBS Biak di Stadion Manahan, Minggu (20/9/2026). Laga pekan kedua tersebut menjadi kesempatan Laskar Sambernyawa bangkit setelah tumbang 0-2 dari Persela Lamongan pada pertandingan pembuka.
Di atas kertas, Persis memiliki modal lebih baik dibandingkan Laskar Badai Pasifik. Persis saat ini berada di posisi kedelapan klasemen dengan nol poin dan selisih gol minus dua. Sementara PSBS menempati posisi ke-10 dengan minus empat poin setelah menjalani laga pembuka dengan hasil buruk.
Baca Juga: Bali United dan Madura United Didenda Komdis PSSI, Ulah Suporter Jadi Penyebab
Catatan lima pertandingan terakhir PSBS juga belum menunjukkan perbaikan hasil. Laskar Badai Pasifik menelan lima kekalahan beruntun, termasuk kekalahan telak 0-5 dari Deltras pada pertandingan sebelumnya.
Rapuhnya lini belakang menjadi salah satu persoalan PSBS. Musim lalu, mereka kebobolan 95 gol dalam 34 pertandingan atau rata-rata 2,8 gol per laga. Bahkan pada laga pembuka musim ini, gawang PSBS kembali kemasukan lima gol.
Baca Juga: Nasib 7 Pemain Persis Solo Diserahkan ke Manajemen, Ricky Nelson: Sementara 32 Pemain Sudah Fix
Kondisi PSBS musim ini juga tidak lepas dari persoalan skuad. Laskar Badai Pasifik harus mengandalkan sebagian besar pemain dari Elite Pro Academy (EPA) setelah mendapat sanksi terkait tunggakan gaji pemain pada musim lalu. Situasi tersebut membuat komposisi tim PSBS berbeda dibandingkan musim sebelumnya.
Persis pun sebenarnya menghadapi pekerjaan rumah serupa dalam hal membangun kekompakan. Hampir seluruh pemain dalam skuad anyar Laskar Sambernyawa merupakan wajah baru. Kekalahan 0-2 dari Persela menjadi gambaran bahwa Ricky Nelson masih perlu menemukan komposisi dan permainan terbaik timnya.
Baca Juga: Kendal Tornado Bangga Walau Raih Empat Poin dari Dua Laga Tandang di Liga 2, Persipura Dibuat Pasrah
Meski begitu, Persis memiliki catatan pertemuan yang lebih menguntungkan. Dari enam pertemuan kedua tim, Laskar Sambernyawa belum pernah kalah dengan catatan tiga kemenangan dan tiga hasil imbang.
Secara statistik musim lalu, Persis juga mencatatkan angka penguasaan bola dan akurasi umpan lebih baik. Persis membukukan 48,2 persen penguasaan bola dengan akurasi umpan 82,8 persen. Sementara PSBS mencatat 43,6 persen penguasaan bola dan akurasi umpan 80,7 persen.
Namun, sederet statistik tersebut tidak membuat Persis bisa menganggap pertandingan bakal berjalan mudah. Pelatih PSBS Biak Miskardi menilai anak asuhnya sudah menunjukkan perkembangan setelah kekalahan telak dari Deltras. Minimnya persiapan disebut menjadi salah satu faktor pada laga sebelumnya.
“Ya, mungkin secara hasil kita memang kalah 5-0 ketika menghadapi Deltras. Tapi anak-anak sudah bermain maksimal dengan persiapan kita yang minim. Jadi, menghadapi Persis ini kita sudah semakin siap, progres tim juga ada perkembangan,” ujar Miskardi dalam konferensi pers, Sabtu (19/9/2026).
Miskardi juga menyadari Persis memiliki sejumlah pemain berkualitas. Tiga pemain asing Laskar Sambernyawa menjadi perhatian khusus. Namun, ia meminta anak asuhnya tetap mewaspadai seluruh pemain Persis karena semuanya memiliki kemampuan untuk memberikan ancaman.
“Kita tahu kalau di Persis Solo ini ada tiga pemain asing yang merupakan pemain-pemain yang bagus. Kita perlu ekstra waspada. Tapi pada intinya, mereka pemain profesional dan kita menganggap semua pemain dari Persis Solo itu berbahaya,” tegasnya.
Peringatan agar tidak terlena juga datang dari kubu Persis. Ricky Nelson meminta anak asuhnya maupun suporter tidak menganggap remeh kondisi PSBS. Menurutnya, hasil buruk lawan pada laga sebelumnya tidak bisa menjadi ukuran mudahnya pertandingan di Manahan.
“Satu hal yang perlu ditekankan, kita tidak boleh berekspektasi terlalu jauh karena bagaimanapun Biak pasti memberikan perlawanan. Kita harus tetap sangat serius. Tidak ada perbedaan antara lawan Biak, Persipura, maupun lawan-lawan lainnya ke depan,” kata Ricky saat ditemui di Lapangan Sriwaru, Kamis (17/9/2026).
Ricky menilai setiap pertandingan di level Liga 2 memiliki tantangan tersendiri. Persis juga masih harus membenahi kekompakan skuad yang mayoritas pemain baru setelah hasil mengecewakan di Lamongan. Karena itu, laga kontra Laskar Badai Pasifik menjadi ujian berikutnya bagi Persis untuk membuktikan bahwa kekalahan pada laga perdana tidak kembali terulang.
PERKIRAAN PEMAIN
PERSIS SOLO:
(4-4-2) 20. T. Amiruddin; 14-O. Leeming, 5-S. Damjanovic, 32-K. R. Maheswara, 13-Alex Vandjin; 6-W. Angulo, 41-S. Ballinsa, 4-A. Berlian, 28-T. Puhiri; 21-T. Leeming, 11-Henry Doumbia
Pelatih: Ricky Nelson
PSBS BIAK:
(4-3-3) 20. I. Radhitya; 66-G. Ganendra, 32-P. Rumere, 49-S. Alwansyah, 44-M. E. A. Madjar; 14-I. Rumbewas, 27-R. Aji, 29-N. Al-Ghani; 11-W. Naufal, 46-T. Solossa, 12-A. Tri
Pelatih: Miskardi
VENUE: Stadion Manahan, Solo, Minggu (20/9/2026).
KICKOFF: 19.00 WIB. (Live Indosiar/Sin Po TV/Vidio.com)