
RADARSOLO.COM – Persaingan BRI Super League 2026/2027 alias Liga 1 semakin memanas. Pekan ketiga kompetisi berlanjut pada Minggu (20/9/2026) dengan tiga pertandingan yang memiliki arti penting, terutama bagi tim-tim yang masih berjuang di papan bawah.
Borneo FC Samarinda menghadapi Bali United di Stadion Segiri pada pukul 15.30 WIB. Pada waktu yang sama, Dewa United Banten FC menjamu PSS Sleman di Banten International Stadium.
Sementara itu, laga malam mempertemukan Persijap Jepara dengan Persib Bandung di Stadion Gelora Bumi Kartini. Pertandingan tersebut dijadwalkan kickoff pukul 19.00 WIB.
Bagi Persijap, pertandingan ini menjadi ujian berat. Laskar Kalinyamat masih berada di posisi ke-16 dengan koleksi nol poin dari dua pertandingan. Mereka belum mencetak gol dan sudah kebobolan tiga kali.
Persijap membutuhkan tambahan poin untuk memperbaiki posisi sekaligus menjauh dari zona merah. Apalagi, tim asal Jepara tersebut baru saja melakukan perubahan di sektor kepelatihan setelah hasil kurang maksimal pada dua pertandingan awal.
Namun, lawan yang dihadapi bukan tim sembarangan. Persib Bandung datang dengan status salah satu kekuatan utama kompetisi. Maung Bandung juga memiliki catatan tiga musim sebelumnya selalu menjadi juara Liga 1.
Meski bermain di kandang sendiri, Persijap tetap harus menghadapi tantangan besar untuk mendapatkan poin dari pertandingan tersebut.
Situasi serupa juga dialami PSS Sleman. Super Elang Jawa masih berada di posisi ke-15 dengan nol poin dari dua pertandingan. Mereka mencetak dua gol, tetapi sudah kebobolan lima kali.
PSS akan menghadapi Dewa United yang justru mengawali musim dengan catatan positif. Dari tiga pertandingan, Dewa United mengoleksi tujuh poin hasil dua kemenangan dan satu kali imbang.
Kemenangan 3-1 atas Borneo FC pada pertandingan sebelumnya semakin menambah kepercayaan diri Tangsel Warriors. Karena itu, PSS membutuhkan penampilan lebih solid jika ingin membawa pulang poin dari Banten International Stadium.
Madura United dan Persija Masih Sempurna
Sementara itu, persaingan di papan atas juga semakin menarik. Madura United dan Persija Jakarta masih menjadi dua tim yang belum kehilangan poin setelah menjalani tiga pertandingan.
Madura United memimpin klasemen dengan sembilan poin dari tiga kemenangan. Laskar Sape Kerrab mencetak tujuh gol dan baru kebobolan dua gol.
Persija juga mengoleksi sembilan poin dari tiga laga. Macan Kemayoran berada di posisi kedua dengan keunggulan selisih gol Madura United.
Di bawah keduanya, Dewa United menempati posisi ketiga dengan tujuh poin. Bali United yang baru memainkan dua pertandingan berada di posisi keempat dengan enam poin.
Arema FC, Bhayangkara Presisi Lampung FC, Persita, dan Persebaya Surabaya sama-sama mengoleksi lima poin.
Persib Bandung sendiri berada di posisi ke-10 dengan tiga poin dari dua pertandingan. Karena baru memainkan dua laga, kemenangan atas Persijap akan menjadi kesempatan penting bagi Maung Bandung untuk memperbaiki posisi.
Pada pertandingan sebelumnya, sejumlah tim telah menyelesaikan laga pekan ketiga. Borneo FC kalah 1-3 dari Dewa United, Arema FC bermain 1-1 melawan Persik Kediri, sedangkan Madura United mengalahkan PSIM Yogyakarta 2-1.
Persebaya Surabaya ditahan 1-1 Garudayaksa FC, PSM Makassar bermain 2-2 melawan Persita, Bhayangkara Presisi Lampung FC menang 2-0 atas Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta mengalahkan Java United FC 1-0.
Hasil-hasil tersebut membuat persaingan semakin rapat. Pertandingan Minggu (20/9) pun berpotensi kembali mengubah posisi klasemen, terutama bagi tim yang berada di sekitar zona bawah.
Bagi Persijap dan PSS, tambahan poin menjadi sangat penting. Sementara bagi Persib dan Dewa United, kemenangan bisa semakin memperkuat posisi mereka dalam persaingan papan atas.
Editor : Niko auglandy