
RADARSOLO.COM – Hasil kurang maksimal pada dua pertandingan awal Pegadaian Championship 2026/2027 membuat manajemen Persipura Jayapura mengambil langkah evaluasi. Mutiara Hitam belum meraih kemenangan setelah kalah 2-3 dari tuan rumah PS Barito Putera dan ditahan 0-0 Kendal Tornado FC.
Dua hasil tersebut ternyata belum sesuai dengan harapan manajemen. Persipura pun melakukan evaluasi menyeluruh sebelum menghadapi Persis Solo pada pertandingan ketiga.
Laga Persipura kontra Persis Solo dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (26/9). Pertandingan tersebut sebelumnya disebut menjadi salah satu momentum penting bagi Persipura untuk memburu kemenangan perdana musim ini.
Baca Juga: Update Klasemen Medali Asian Games 2026, Ini Daftar Penyumbang Medali Indonesia hingga Hari Ini
Namun, manajemen ternyata tidak memilih menunggu hasil pertandingan tersebut untuk melakukan evaluasi.
Presiden Klub Persipura Jayapura Owen Rahadiyan menyampaikan bahwa evaluasi terhadap tim telah berjalan sejak awal musim. Hal itu disampaikan melalui official statement yang diunggah akun Instagram resmi Persipura, Rabu malam (23/9).
Owen menegaskan, evaluasi yang dilakukan manajemen tidak semata-mata didasarkan pada hasil dua pertandingan terakhir.
“Kami menyadari bahwa hasil dalam dua pertandingan terakhir belum sesuai dengan apa yang kita semua harapkan. Kami memahami kekecewaan yang dirasakan oleh seluruh keluarga besar Persipura, dan tentunya kami pun merasakan hal yang sama,” tulis Owen dalam pernyataan resminya tersebut.
Baca Juga: Klaten Bangga! Leo Rolly Carnando Ikut Bawa Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026
Menurutnya, manajemen sejak awal perjalanan musim terus melakukan pengamatan terhadap perkembangan tim secara keseluruhan. Evaluasi tidak hanya menyangkut hasil pertandingan, tetapi juga proses yang berlangsung, dinamika tim, serta berbagai aspek lain yang berkaitan dengan perjalanan Persipura.
Karena itu, langkah yang diambil manajemen disebut bukan keputusan yang reaktif setelah dua pertandingan.
“Ini bukan keputusan yang reaktif. Ini adalah bagian dari proses evaluasi yang telah berjalan dan akan terus berjalan,” tegasnya.
Owen juga menyebut manajemen akan mengambil sejumlah langkah dan melakukan penyesuaian yang dinilai diperlukan untuk membangun dinamika tim yang lebih baik.
Setiap keputusan, lanjut dia, dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan Persipura secara utuh, baik untuk menghadapi situasi saat ini maupun perjalanan tim ke depan.
Manajemen juga tidak ingin menempatkan persoalan sebagai kesalahan satu individu atau kelompok tertentu.
“Kami tidak melihat persoalan ini sebagai kesalahan satu individu, satu bagian, ataupun satu kelompok tertentu. Dalam sebuah tim, setiap bagian saling berkaitan dan memiliki perannya masing-masing,” lanjut Owen.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Persipura tengah melakukan pembenahan secara menyeluruh setelah mengawali kompetisi dengan satu kekalahan dan satu hasil imbang.
Meski demikian, manajemen tetap memberikan apresiasi terhadap kerja keras dan kontribusi seluruh elemen tim.
“Ketika hasil belum sesuai dengan yang kita harapkan, itu menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mengevaluasi, memperbaiki, dan bergerak maju bersama,” tulis Owen.
Persipura kini harus segera berbenah karena pertandingan berikutnya sudah berada di depan mata. Persis Solo akan menjadi lawan Mutiara Hitam pada pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
Manajemen Persipura Jayapura menegaskan perjalanan kompetisi Liga 2 masih panjang dan proses evaluasi akan terus dilakukan.
“Perjalanan masih panjang. Kami akan terus bekerja, terus mengevaluasi, dan terus mengambil langkah yang kami rasa terbaik bagi Persipura,” pungkas Owen.
Editor : Niko auglandy