RADARSOLO.COM –Satu poin dari kandang Persipura Jayapura menjadi modal penting bagi Persis Solo untuk membangun mental bertanding di laga tandang. Ricky Nelson ingin hasil imbang tersebut menjadi pijakan agar Laskar Sambernyawa lebih berani dan tangguh ketika kembali bermain di kandang lawan.
Persis bermain imbang 1-1 dengan Persipura di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (26/9/2026). Hasil tersebut membuat Persis mengoleksi empat poin dari tiga pertandingan Championship 2026/2027.
Bagi Ricky, kemampuan bertarung di laga tandang menjadi salah satu aspek yang harus terus dibangun. Sebab, persaingan kompetisi diprediksi semakin ketat seiring bertambahnya jumlah pertandingan.
“Kita perlu menanamkan mentality untuk bertarung di away dan ini sangat penting untuk membangun mental kita ke depan karena pertandingan lain akan semakin ketat,” ujar Ricky dalam konferensi pers seusai laga.
Pelatih Laskar Sambernyawa itu menilai duel kontra Persipura memberikan pengalaman berharga bagi skuadnya. Mutiara Hitam memiliki sejumlah pemain dengan kualitas individu yang bagus sehingga Persis dituntut menjaga fokus dan keberanian selama pertandingan.
“Persipura ini pemainnya punya individu yang bagus. Dan kita perlu menanamkan mentality untuk bertarung di away,” imbuhnya.
Baca Juga: Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia di Posisi 14, China Masih Teratas
Persis lebih dulu unggul melalui gol Kadek Raditya Maheswara pada menit ke-36. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan hingga akhir pertandingan setelah Persipura menyamakan kedudukan melalui Alexsandro dos Santos Ferreira pada menit ke-61.
Meski gagal membawa pulang kemenangan, Ricky melihat satu poin tersebut dari sisi positif. Terlebih, Persipura dinilainya sebagai salah satu tim yang memiliki ambisi besar untuk bersaing menuju Super League.
“Apalagi Persipura juga menjadi calon tim yang berpeluang ke Super League. Jadi saya pikir ini pertandingan besar sehingga satu poin sangat berpengaruh buat mental kita supaya percaya diri untuk mendapatkan poin penuh di laga selanjutnya,” tuturnya.
Kepercayaan diri tersebut yang ingin terus dibangun Ricky. Menurutnya, karakter bertanding Persis tidak boleh hanya muncul ketika bermain di hadapan pendukung sendiri. Pemain harus mampu menunjukkan keberanian dan konsistensi ketika menghadapi tekanan di kandang lawan.
Hal itu sekaligus menjadi pekerjaan rumah Persis. Laskar Sambernyawa perlu lebih matang dalam mengelola tekanan pertandingan tandang, termasuk menjaga konsentrasi ketika situasi di lapangan tidak berjalan sesuai rencana.
Ricky juga memastikan hasil imbang kontra Persipura tidak membuat tim berhenti melakukan evaluasi. Kekurangan yang muncul selama pertandingan akan menjadi bahan pembenahan dalam sesi latihan.
Dari tiga pertandingan yang telah dijalani, Persis mengoleksi satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Koleksi empat poin membuat Laskar Sambernyawa masih harus bekerja keras untuk menjaga persaingan di papan atas Grup B.
“Pertandingan lain akan semakin ketat. Jadi satu poin sangat berpengaruh buat mental kita supaya percaya diri untuk mendapatkan poin penuh di laga selanjutnya,” kata Ricky.
Baca Juga: Gagal Raih Medali Asian Games, Basral Graito Malah Bercanda soal Bikin Kos-kosan
Kini, tantangan Persis bukan sekadar mengamankan kemenangan di kandang. Setiap laga tandang juga harus menjadi kesempatan bagi Laskar Sambernyawa untuk menguji sekaligus memperkuat mental bertarung yang tengah dibangun Ricky Nelson. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy