RADARSOLO.COM — Laga panas bertajuk Derbi Serumpun antara Timnas Indonesia kontra Malaysia pada matchday kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (28/9/2026) malam WIB, bukan cuma mempertaruhkan tiket menuju babak final.
Bentrokan sengit ini juga menjadi momentum emas bagi Skuad Garuda untuk mengerek posisi di tabel ranking FIFA resmi.
Bermain di hadapan sekitar puluhan ribu suporter yang memadati tribun SUGBK, anak asuh John Herdman mengusung misi ganda, merebut takhta puncak klasemen sekaligus mendulang poin FIFA sebanyak mungkin.
Lantas, berapa potensi tambahan poin dan ke mana posisi ranking FIFA Indonesia akan melesat jika berhasil menundukkan sang rival abadi malam ini?
Hitung-hitungan Poin dan Skenario Lonjakan Ranking FIFA
Saat ini, Timnas Indonesia menduduki peringkat ke-119 dunia dengan mengantongi total 1.161,17 poin.
Di sisi lain, Malaysia masih tertahan di posisi ke-137 dunia dengan koleksi 1.090,35 poin.
Mengingat laga ini masuk dalam kalender resmi FIFA kategori ajang kompetitif antarnegara, hasil akhir bentrokan akan memberikan dampak signifikan pada tabungan poin kedua tim:
Jika Indonesia Menang: Skuad Garuda akan mendapatkan tambahan +4,32 poin. Perolehan poin Indonesia bakal melonjak menjadi 1.165,49 poin.
Jika Hasil Imbang: Indonesia justru harus merelakan pengurangan tipis sebesar -0,68 poin (total menjadi 1.160,49 poin) karena memiliki peringkat FIFA yang lebih tinggi dari Malaysia.
Jika Indonesia Kalah: Indonesia akan mengalami pengurangan poin yang cukup tajam sebesar -5,68 poin (total menjadi 1.155,49 poin).
Potensi Naik Dua Tingkat, Geser Togo dan Gambia
Apabila skenario kemenangan sukses diamankan di SUGBK, tambahan +4,32 poin akan membawa dampak positif yang instan.
Dengan total 1.165,49 poin, Timnas Indonesia berpotensi naik dua peringkat menuju posisi 117 dunia.
Dalam skenario tersebut, Indonesia akan mengangkangi dua negara sekaligus, yakni Togo yang berada di urutan ke-118 (1.163,48 poin) dan Gambia yang menghuni peringkat ke-117 (1.165,29 poin).
Skuad Garuda bahkan mulai menempel ketat Tanzania yang menempati posisi ke-116 dunia dengan torehan 1.166,05 poin.
Baca Juga: Ricky Nelson Ungkap Pekerjaan Rumah Persis Solo Setelah Tahan Persipura
Kendati demikian, pergerakan posisi akhir dalam rilis resmi FIFA mendatang masih bersifat dinamis.
Hal ini disebabkan oleh sejumlah pertandingan dalam jeda internasional di berbagai belahan benua lain yang juga sedang berlangsung dan memengaruhi perolehan poin negara-negara pesaing.
Misi Revans dan Dominasi di Rumah Sendiri
Mendapatkan poin penuh atas Harimau Malaya jelas bukan tugas yang mudah, meski Indonesia mengantongi modal manis usai menundukkan Singapura 2-0 di laga perdana.
Secara rekor historis 85 pertemuan sepanjang sejarah, Malaysia unggul tipis dengan 34 kemenangan, berbanding 33 kemenangan milik Indonesia, serta 18 laga sisa yang berakhir imbang.
Pertemuan malam ini juga mengakhiri dahaga panjang publik sepak bola nasional.
Baca Juga: Persis Solo Buang Keunggulan di Babak Kedua, Ricky Nelson Bicara Peluang yang Terlewat
Pasalnya, ini adalah kali pertama Skuad Garuda kembali menjamu Malaysia di SUGBK setelah kurun waktu tujuh tahun, sejak pertemuan terakhir di kancah Kualifikasi Piala Dunia pada 2019 silam.
Dukungan masif puluhan ribu suporter di tribun SUGBK diharapkan jadi bahan bakar ekstra bagi para pemain untuk amankan tiga poin penuh, merebut takhta Grup A, sekaligus mengibarkan bendera Merah Putih lebih tinggi di tangga peringkat FIFA.
Editor : Syahaamah Fikria