Persis Solo Punya Dua Pekerjaan Rumah Sebelum Menjamu Kendal Tornado di Manahan

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 17:58 WIB
HASIL MEMUASKAN: Persis Solo menjamu PSBS Biak dalam lag alanjutan Pegadaian Championship di Stadion Manahan, belum lama ini. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
HASIL MEMUASKAN: Persis Solo menjamu PSBS Biak dalam lag alanjutan Pegadaian Championship di Stadion Manahan, belum lama ini. (M. IHSAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Persis Solo tidak sekadar mengevaluasi hasil imbang 1-1 melawan Persipura Jayapura. Laskar Sambernyawa menemukan dua pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi sebelum menjamu Kendal Tornado FC, yakni efektivitas penyelesaian akhir dan koordinasi pertahanan dalam mengantisipasi umpan silang.

Pelatih Kepala Persis Solo Ricky Nelson menjadikan dua aspek tersebut sebagai perhatian dalam sesi latihan di Lapangan Sriwaru, Selasa (29/9/2026). Evaluasi dilakukan setelah Persis gagal mempertahankan keunggulan atas Persipura pada laga sebelumnya.

Dari sisi serangan, Persis sebenarnya mampu membangun sejumlah situasi berbahaya di area pertahanan lawan. Namun, peluang yang didapat belum mampu dimaksimalkan menjadi gol.

Ricky menyebut data pertandingan menunjukkan Persis cukup efektif membawa bola hingga area lawan. Persoalannya, penyelesaian akhir masih belum maksimal.

"Catatan memang kita secara data cukup efektif ke area lawan, hanya ya finishing belum baik. Jika finishing di babak pertama berhasil, mungkin situasi akan berubah. Secara attacking evaluasinya seperti itu," kata Ricky saat sesi latihan di Lapangan Sriwaru, Selasa (29/9/2026).

Baca Juga: Comeback Epik, SMA Warga Menang Tipis Atas PNK di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Central Java-South

Kegagalan memaksimalkan peluang pada babak pertama menjadi catatan penting. Sebab, gol lebih awal dinilai bisa mengubah jalannya pertandingan sekaligus memberikan Persis kesempatan lebih besar untuk mengontrol permainan.

Karena itu, finishing menjadi salah satu fokus pembenahan sebelum menghadapi Kendal Tornado. Kemampuan membangun serangan harus diikuti ketenangan dan ketepatan ketika pemain mendapatkan peluang di depan gawang.

Baca Juga: Update Skuad Persika Karanganyar di Liga 3: Eks Timnas hingga Mantan Pemain PSS Sleman dan PSIS Merapat

Namun, evaluasi Persis tidak berhenti di lini depan. Ricky juga menyoroti koordinasi pertahanan, khususnya dalam mengantisipasi serangan melalui umpan silang.

Persipura memang hanya tiga kali melepaskan crossing sepanjang pertandingan. Namun, satu di antaranya justru berhasil dimanfaatkan menjadi gol penyama kedudukan.

"Untuk secara defending, masalah antisipasi crossing lawan itu yang menjadi problem. Harusnya pemain bisa mengatasi hal itu karena Persipura hanya tiga kali crossing, satunya jadi gol. Ini juga menjadi catatan kita," ujar Ricky.

Catatan tersebut membuat Persis perlu meningkatkan kewaspadaan ketika lawan membangun serangan dari sisi lapangan. Koordinasi antarpemain menjadi penting agar bola silang tidak mudah mencapai area berbahaya.

Ricky juga ingin koneksi antar lini semakin solid. Bukan hanya ketika membangun serangan, tetapi juga saat kehilangan bola dan harus segera bertransisi untuk mengantisipasi serangan lawan.

Dua evaluasi tersebut menjadi bekal Persis menatap pertandingan berikutnya. Laskar Sambernyawa memiliki waktu untuk membenahi finishing sekaligus memperkuat koordinasi pertahanan sebelum kembali bermain di hadapan pendukung sendiri.

Persis akan menjamu Kendal Tornado FC di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (3/10/2026). Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Persis untuk memperbaiki efektivitas permainan sekaligus menghindari kesalahan serupa seperti saat menghadapi Persipura. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
Kendal Tornado FC persis solo