RADARSOLO.COM – Persaingan papan atas Grup A Pegadaian Championship 2026/2027 berpotensi berubah pada Minggu (4/10). Semen Padang FC dijadwalkan menjamu PSPS Pekanbaru di Stadion Patriot Chandra Bhaga, pukul 19.00 WIB. Kedua tim sama-sama mengoleksi enam poin sehingga pertandingan ini menjadi kesempatan untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Hingga sebelum pertandingan tersebut, PSMS Medan masih memimpin klasemen dengan 10 poin dari empat laga. Ayam Kinantan mencatatkan tiga kemenangan dan satu hasil imbang, dengan torehan 13 gol dan hanya dua kali kebobolan.
Baca Juga: Hasil Moto3 Jepang 2026: Veda Ega Pratama Naik Posisi di Lap Terakhir, Daavid Almansa Jadi Juara
Persikad membayangi di posisi kedua dengan sembilan poin dari empat pertandingan. Sementara itu, Semen Padang FC dan PSIS Semarang sama-sama mengoleksi enam poin dari tiga laga. Kedua tim mengawali kompetisi dengan pengurangan satu poin akibat sanksi.
Semen Padang FC memiliki peluang memperbaiki posisi jika mampu mengalahkan PSPS Pekanbaru. Namun, PSPS juga datang dengan modal enam poin dari tiga pertandingan. Kemenangan akan menjadi tambahan penting bagi kedua tim dalam persaingan menuju papan atas.
Di luar persaingan tersebut, PSGC Ciamis juga mengoleksi enam poin dari empat laga. Tim asal Ciamis itu baru saja mengalahkan Persiku Kudus dengan skor 2-1. Hasil tersebut membuat PSGC tetap bersaing dengan Semen Padang FC, PSIS Semarang, dan PSPS Pekanbaru dalam perebutan posisi klasemen.
Sementara itu, Sumsel United mengumpulkan tiga poin dari empat pertandingan setelah mendapat pengurangan satu poin pada awal musim. Adhyaksa FC Bekasi berada di posisi kedelapan dengan satu poin, sedangkan Persiraja Banda Aceh mengoleksi minus satu poin setelah terkena pengurangan satu poin.
Baca Juga: Klasemen Perolehan Medali Asian Games 2026 Terbaru: Indonesia Peringkat 15, Malaysia di Posisi 11
Persiku Kudus juga masih berjuang keluar dari papan bawah. Klub tersebut mengantongi minus satu poin setelah mendapat pengurangan dua poin pada awal musim. Dari tiga pertandingan, Persiku mencatatkan satu hasil imbang dan dua kekalahan.
Pengurangan poin akibat sanksi Komdis membuat persaingan klasemen Grup A semakin menarik. Selain mengejar kemenangan, klub-klub yang terkena sanksi juga harus berusaha menutup defisit poin agar tidak semakin tertinggal dari para pesaingnya.
Editor : Niko auglandy