Preview dan Prediksi Starting XI Persis Solo vs De Red FC

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:50 WIB
Bek Persis Solo Oliver Leeming dijegal pemain Kendal Tornado FC di Stadion Manahan, Sabtu malam (3/10/2026). (Kumala/Radar Solo)
Bek Persis Solo Oliver Leeming dijegal pemain Kendal Tornado FC di Stadion Manahan, Sabtu malam (3/10/2026). (Kumala/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Persaingan pekan kelima Pegadaian Championship 2026/2027 menjadi ujian penting bagi pelatih kepala Persis Solo, Ricky Nelson.

Seruan Ricky Nelson out makin kencang berembus setelah Laskar Sambernyawa ditaklukkan Kendal Tornado FC dengan skor 0-2 di Stadion Manahan, Sabtu (3/10/2026). Apalagi, Kendal Tornado harus bermain dengan 10 pemain dalam pertandingan tersebut.

Pelatih berusia 46 tahun itu sebelumnya menyatakan bertanggung jawab atas kekalahan di kandang sendiri. Bahkan, Ricky menyerahkan keputusan mengenai masa depannya kepada manajemen klub setelah hasil mengecewakan tersebut.

“Yang paling pertama, saya pribadi bertanggung jawab dan meminta maaf atas kekalahan di kandang, sangat memalukan. Namun, ini tanggung jawab saya. Selanjutnya, saya kembalikan kepada manajemen. Apa pun yang terbaik, biar manajemen yang menentukan,” ujar Ricky dalam konferensi pers seusai pertandingan, Sabtu (3/10/2026).

Baca Juga: Menang Telak 80-36 atas Semesta, Tritunggal Semarang Kawin Gelar DBL  Semarang 2026

Pernyataan tersebut membuat masa depan Ricky bersama Laskar Sambernyawa menjadi sorotan. Namun, ia masih mendapat kesempatan memimpin tim saat Persis menjamu De Red FC di Stadion Manahan, Minggu (11/10/2026). Laga pekan kelima ini menjadi momentum bagi Persis untuk menjawab kritik sekaligus memperbaiki hasil pertandingan sebelumnya.

Ricky mengatakan, tim telah menjalani evaluasi menyeluruh setelah kekalahan dari Kendal Tornado. Evaluasi dilakukan bersama manajemen dan tim pelatih untuk mencari persoalan yang membuat Persis belum mampu mendapatkan hasil sesuai harapan.

“Pekan ini kami mempersiapkan tim setelah evaluasi. Tentu evaluasinya menyeluruh, dari manajemen dan juga kami bersama-sama mengevaluasi apa yang menjadi masalah selama ini. Semoga evaluasi dalam sepekan ini bisa berbuah kemenangan pada pertandingan besok,” kata Ricky dalam konferensi pers prapertandingan, Sabtu (10/10/2026).

Baca Juga: Terpinggirkan di Persis Solo, Ikhwan Tanamal Kini Jadi Andalan Persib Bandung di Liga 1 dan Kompetis

Salah satu pekerjaan rumah terbesar Persis adalah penyelesaian akhir. Ricky menyoroti banyaknya peluang yang gagal dikonversi menjadi gol ketika menghadapi Kendal Tornado. Menurut dia, kemampuan menciptakan peluang sebenarnya sudah terlihat, tetapi efektivitas di depan gawang masih menjadi persoalan.

“Evaluasi yang paling pertama, kemarin kami punya 12 peluang dan sayangnya tidak ada yang menjadi gol. Itu catatan paling penting karena setiap pertandingan kami bisa menciptakan cukup banyak peluang. Seharusnya, peluang-peluang tersebut bisa menghasilkan gol,” ujarnya.

Baca Juga: Prediksi Pemain Persis Solo vs De Red FC, Pekan Kelima Liga 2: Winger Timnas U-20 Berpeluang Tampil

Persoalan tersebut perlu segera dibenahi jika Persis ingin kembali meraih kemenangan.

Produktivitas menjadi aspek krusial, terlebih tim membutuhkan hasil positif untuk mengembalikan kepercayaan diri setelah kekalahan di kandang sendiri. Dominasi permainan atau banyaknya peluang tidak akan cukup apabila tidak diikuti penyelesaian yang efektif.

Di tengah persiapan tersebut, Persis mendapat tambahan tenaga dengan kembalinya Teo dari tugas bersama tim nasional. Ricky menilai kehadiran pemain tersebut dapat membantu tim, terutama dalam menentukan komposisi pemain yang akan diturunkan.

Kembalinya Teo juga menjadi bagian dari upaya Ricky meramu susunan terbaik untuk menghadapi De Red FC.

Pelatih asal Kupang tersebut berharap persiapan selama sepekan bisa membuat Persis tampil lebih efektif sekaligus mengurangi kesalahan yang berulang dalam empat pertandingan sebelumnya.

Meski berada dalam tekanan, Ricky mengaku melihat keinginan para pemain untuk bangkit. Ia berharap semangat tersebut bisa diterjemahkan menjadi performa yang lebih baik di lapangan, bukan sekadar muncul selama latihan.

Baca Juga: Berawal dari Bungkus Teh ke Lapangan Hijau, Ini Cara Tim Kreatif Persis Meracik Identitas Kota Solo

Di sisi lain, De Red FC datang dengan tekad mencuri poin dari Stadion Manahan. Pelatih Aji Santoso memastikan kondisi timnya cukup baik menjelang pertandingan. Ia menyebut para pemain siap menjalani laga, dengan latihan terakhir menjadi bagian dari persiapan sebelum menghadapi Persis.

“Secara keseluruhan, tim kami sudah siap untuk pertandingan besok. Tinggal persiapan akhir melalui latihan sore nanti. Secara keseluruhan, seluruh pemain dalam kondisi yang sangat baik,” kata Aji dalam konferensi pers prapertandingan. 

Baca Juga: De Red FC Masuk Grup Berat di League Cup, Fokus Utama Saat Ini Ingin Jegal Persis Solo

Aji tidak menutup mata terhadap situasi Persis yang baru saja menelan kekalahan. Namun, ia menegaskan hasil tersebut tidak membuat timnya menganggap lawan sebagai tim yang mudah ditaklukkan. Menurut dia, Persis tetap memiliki kualitas yang harus diwaspadai.

“Yang terpenting, saya sudah menyampaikan kepada pemain bagaimana caranya mendapatkan poin. Satu poin sudah bagus, syukur-syukur bisa mendapatkan tiga. Meskipun tidak mudah, Persis tetap merupakan tim yang cukup kuat menurut saya,” ujar Aji.

Baca Juga: Jadwal Liga 2 Hari Ini: Persis Solo, Deltras, Semen Padang, Persela, dan Persiku Dapat Lawan Berat

Pernyataan tersebut menunjukkan De Red FC tetap menyiapkan diri menghadapi tekanan tuan rumah. Bagi Aji, kesempatan membawa pulang poin dari Manahan harus diperjuangkan dengan disiplin dan kerja keras sepanjang pertandingan.

Kini, Persis menghadapi dua tuntutan sekaligus yakni memperbaiki hasil pertandingan dan menjawab kepercayaan yang masih diberikan kepada Ricky Nelson. Penyelesaian akhir menjadi pekerjaan mendesak, sedangkan kemenangan dibutuhkan untuk meredakan tekanan yang menyelimuti tim. 

Laga melawan De Red FC pun menjadi kesempatan bagi Laskar Sambernyawa untuk menunjukkan hasil nyata dari evaluasi selama sepekan.

Prediksi Susunan Pemain

Persis Solo

(4-3-3): 31-Pualam Bahari; 14-Oliver Leeming, 3-Andrean Rindorindo, 32-Kadek Raditya Maheswara, 30-Eky Taufik; 6-Wbeymar Angulo, 41-Samuel Balinsa, 10-Vico Duarte; 28-Terens Puhiri, 11-Henry Doumbia, 18-Saldi.

Pelatih: Ricky Nelson.

De Red FC

(4-3-3): 75-Panggih Sambodo; 37-Achmad Riyadi, 23-Wisel El Burji, 18-Keven, 66-Irwanto Bajo; 53-Dimitri Lima, 6-A.F. Alchoir, 19-Muhammad Sadewa; 14-Ji Da-bin, 10-Fellipe Veloso, 12-Atha Jabrani.

Pelatih: Aji Santoso.

Klasemen grup B Pegadaian Championship 2026/2027, update data per 8 Oktober 2026.
Klasemen grup B Pegadaian Championship 2026/2027, update data per 8 Oktober 2026.

 

Editor : Niko auglandy
de Red persis solo liga 2 Pegadaian Championship