Dimitri Lima Hadapi Mantan Klub, Persis Solo Siapkan Antisipasi

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:04 WIB
HASIL MENGECEWAKAN: Striker Persis Solo Dimitri Lima dijaga ketat pemain Malut United di Stadion Jatidiri, Sabtu malam (2/5). (TIM MEDIA PERSIS SOLO)
HASIL MENGECEWAKAN: Striker Persis Solo Dimitri Lima dijaga ketat pemain Malut United di Stadion Jatidiri, Sabtu malam (2/5). (TIM MEDIA PERSIS SOLO)

RADARSOLO.COM– Dimitri Lima Souza berpeluang menjadi sorotan saat De Red FC bertandang ke markas Persis Solo dalam lanjutan pekan kelima Grup Timur Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Manahan, Minggu (11/10/2026). Gelandang serang asal Brasil itu akan menghadapi mantan klub yang dibelanya pada musim lalu. Persis pun menyiapkan langkah antisipasi agar Dimitri tak leluasa mengembangkan permainan.

Pelatih Persis Solo Ricky Nelson mengaku telah membahas potensi ancaman Dimitri bersama sejumlah pemain yang pernah menjadi rekan setimnya. Pengetahuan mereka mengenai karakter permainan gelandang tersebut diharapkan membantu Laskar Sambernyawa membaca pergerakannya di lapangan.

Ricky menyebut Eky Taufik, Kadek Raditya, dan Alex Vandjin sebagai pemain yang pernah bermain bersama Dimitri. Pengalaman tersebut menjadi modal bagi Persis untuk mengantisipasi pergerakan pemain De Red FC itu.

“Kami sudah berbicara dengan beberapa pemain dari musim lalu karena ada Eky, Kadek, dan Alex. Mereka juga cukup tahu seperti apa gaya bermain Dimitri, sehingga hal itu sudah kami siapkan,” ujar Ricky dalam konferensi pers prapertandingan, Sabtu (10/10/2026).

Baca Juga: Persija Jakarta Hajar PSIM Jogja 4-0, Macan Kemayoran Makin Kokoh di Puncak Klasemen Liga 1

Meski sudah menyiapkan antisipasi, Ricky tak ingin anak asuhnya justru merasa tertekan menghadapi mantan rekan setim. Sebaliknya, ia berharap keberadaan Dimitri menjadi motivasi tambahan bagi Persis untuk tampil maksimal sekaligus mencari cara meredam ancamannya.

“Semoga pemain tidak ada yang takut ataupun turun motivasi menghadapi dia. Justru ini akan menjadi motivasi kami bersama untuk mencari cara menghentikan Dimitri,” tegasnya.

Baca Juga: Persebi Boyolali Kenalkan Tiga Bek Baru untuk Liga 4, eks Borneo FC, PSCS, dan PPSM Magelang Merapat

Dimitri memiliki pengalaman membela Persis pada kompetisi musim 2025/2026. Bergabung pada putaran kedua, ia mencatatkan 15 penampilan dengan torehan tiga gol dan empat assist. Kini, Dimitri menjadi bagian dari De Red FC dan berkesempatan menghadapi klub yang pernah dibelanya.

Di kubu De Red FC, pelatih Aji Santoso justru berharap pertemuan dengan mantan klub dapat menjadi pemacu semangat Dimitri. Aji mengaku telah berbicara dengan sang pemain agar memanfaatkan pertandingan tersebut untuk menunjukkan kualitasnya bersama tim yang sekarang dibelanya.

Menurut Aji, menghadapi mantan klub semestinya menjadi motivasi bagi seorang pemain untuk tampil lebih baik. Ia ingin Dimitri membuktikan kemampuannya dalam pertandingan di Stadion Manahan.

“Saya sudah menyampaikan kepada dia bahwa pertandingan melawan mantan klub harus menjadi motivasi. Dia harus bisa tampil lebih bagus dan menunjukkan bahwa dirinya memang pemain yang berkualitas,” kata Aji.

Pertemuan Persis dan De Red FC pun menghadirkan cerita tersendiri bagi Dimitri. Di satu sisi, ia berpeluang menunjukkan kualitas di hadapan mantan rekan setim. Di sisi lain, Persis harus memastikan gelandang yang sudah mereka kenal itu tidak berkembang menjadi ancaman bagi pertahanan tuan rumah.

Bagi Ricky, pemahaman pemain terhadap karakter Dimitri diharapkan membantu Persis menjalankan strategi dengan lebih baik. Namun, mengenali gaya bermain lawan saja tidak cukup. Persis tetap harus menjaga disiplin dan menerjemahkan hasil persiapan ke dalam permainan saat kedua tim bertemu di Manahan. (hj/nik)

 

Editor : Niko auglandy
ricky Nelson de Red FC persis solo stadion manahan