RADARSOLO.COM – Persika Karanganyar berencana memaksimalkan kuota 30 pemain untuk mengarungi Liga 3 Nusantara 2026/2027. Langkah ini disiapkan untuk menjaga kedalaman skuad di tengah jadwal pertandingan yang padat dengan format kandang dan tandang.
Pelatih kepala Persika Karanganyar, Taufiq Kasrun mengatakan, komposisi pemain menjadi salah satu aspek yang terus diperhatikan selama persiapan. Tim membutuhkan kekuatan yang merata di setiap posisi agar tetap kompetitif sepanjang kompetisi.
"Kami berusaha memaksimalkan kuota 30 pemain. Dengan jadwal yang cukup padat, semua posisi harus diperkuat dan keseimbangan antara pemain inti dengan pemain cadangan juga perlu diperhatikan," ujar Taufiq saat ditemui tim Jawa Pos Radar Solo, Kamis (15/10/2026) usai menjalani laga uji coba di lapangan Karang, Desa Karangpandan, Karanganyar.
Menurutnya, format kandang dan tandang menuntut kesiapan seluruh pemain. Persika tidak bisa hanya mengandalkan sebelas pemain utama karena rotasi berpotensi diperlukan untuk menjaga kebugaran dan performa tim.
Persika telah menjalani persiapan sekitar satu setengah bulan. Sejumlah pertandingan uji coba dimanfaatkan untuk mematangkan permainan sekaligus mengevaluasi kekurangan yang masih perlu dibenahi sebelum kompetisi dimulai.
Taufiq menilai perkembangan tim sejauh ini cukup positif. Hal tersebut terlihat ketika Persika menghadapi Persik Kediri dalam laga uji coba, meskipun kualitas pemain lawan dinilainya berada di atas skuad Laskar Singo Lawu.
"Kalau melihat progres, saya cukup puas. Memang dari segi kualitas pemain kami masih di bawah Persik Kediri, tetapi organisasi permainan sudah berjalan sesuai dengan game plan yang disiapkan," jelasnya.
Baca Juga: Eks Persija Jakarta dan Persis Solo Siap Bantu Garudayaksa Bangkit dari Masa Sulit di Liga 1
Evaluasi komposisi pemain juga masih terbuka. Persika belum memastikan penambahan pemain senior dengan level permainan Super League atau Championship dan akan mempertimbangkannya setelah melihat kebutuhan tim dalam tahapan persiapan berikutnya.
Taufiq menyebut laga uji coba melawan Persekat Tegal bisa menjadi bahan evaluasi tambahan. Dari pertandingan tersebut, tim pelatih dapat melihat aspek permainan yang masih membutuhkan penguatan, termasuk kemungkinan kebutuhan pemain di posisi tertentu.
"Kami lihat dulu perkembangan tim dan kebutuhan di setiap posisi. Evaluasi terus dilakukan agar komposisi skuad benar-benar siap sebelum kompetisi dimulai," katanya.
Persika masih memiliki waktu untuk mematangkan persiapan setelah jadwal Liga Nusantara 2026/2027 direncanakan bergulir pada 13 November mendatang. Waktu tambahan tersebut akan dimanfaatkan untuk memperbaiki kekurangan sekaligus menentukan komposisi skuad.
Dengan mengoptimalkan kuota 30 pemain, Persika berharap memiliki pilihan yang cukup untuk menghadapi padatnya pertandingan. Kedalaman skuad menjadi salah satu faktor penting bagi Laskar Singo Lawu dalam menjaga konsistensi permainan sepanjang musim. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy