Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Bupati Etik Suryani Dorong MUI Sukoharjo Jadi Jembatan Ulama-Umaro, Jaga Kerukunan Umat dan Tangkal Radikalisme

Iwan Kawul • Rabu, 8 Oktober 2025 | 01:24 WIB
Bupati Etik membuka Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) MUI Kabupaten Sukoharjo Tahun 2025 yang digelar di Hotel Hapsari Sukoharjo, Selasa (7/10/2025).
Bupati Etik membuka Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) MUI Kabupaten Sukoharjo Tahun 2025 yang digelar di Hotel Hapsari Sukoharjo, Selasa (7/10/2025).

RADARSOLO.COM- Bupati Sukoharjo Etik Suryani mendorong Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukoharjo untuk terus memainkan peran strategis dalam membimbing umat dan menjaga kerukunan di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Etik saat membuka Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) MUI Kabupaten Sukoharjo Tahun 2025 yang digelar di Hotel Hapsari Sukoharjo, Selasa (7/10/2025).

Dalam sambutannya, Etik mengapresiasi penyelenggaraan Mukerda yang dinilai penting sebagai momentum untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi dinamika sosial dan tantangan zaman.

Menurutnya, MUI memiliki posisi penting sebagai rumah besar para ulama dan cendekiawan muslim dalam memberikan bimbingan keagamaan kepada masyarakat.

“MUI diharapkan menjadi jembatan antara ulama dan umaro untuk bersama-sama mendukung pembangunan daerah," ujar Etik.

"Selain itu, MUI juga berperan dalam mempererat ukhuwah Islamiyah, mewujudkan kerukunan antarumat beragama, dan menangkal paham radikalisme maupun ajaran yang menyesatkan,” lanjut bupati.

Ia menambahkan, Musyawarah Kerja Daerah ini merupakan ajang evaluasi program-program kerja MUI sebelumnya sekaligus penyusunan program ke depan agar lebih adaptif dan relevan.

Etik juga berharap Mukerda dapat melahirkan kepengurusan yang amanah, jujur, dan profesional sehingga MUI semakin berperan dalam mendukung pembangunan.

Peran MUI Krusial dalam Pembangunan Daerah, Mitra Pemerintah Jaga Kedamaian dan Toleransi

“Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga aspek keagamaan dan spiritual. Peran MUI sebagai penjaga syariat Islam sekaligus mitra pemerintah dalam membangun kedamaian, toleransi, dan kerukunan sangat penting,” tegasnya.

Etik mengajak seluruh peserta Mukerda untuk berkolaborasi dan berinovasi dalam menyusun program kerja MUI agar semakin berkontribusi bagi kehidupan keagamaan dan kemasyarakatan di Sukoharjo.

Baca Juga: Bupati Sukoharjo Pastikan Bantuan Beras CPP Tepat Sasaran, Pantau Langsung Proses Distribusi

Ia juga mengajak MUI untuk terus memperkuat kualitas keumatan demi terwujudnya masyarakat yang aman, damai, dan toleran.

Etik mengapresiasi penyelenggaraan Mukerda yang dinilai penting sebagai momentum untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi dinamika sosial dan tantangan zaman.
Etik mengapresiasi penyelenggaraan Mukerda yang dinilai penting sebagai momentum untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi dinamika sosial dan tantangan zaman.

“Melalui Mukerda ini saya berharap akan lahir program-program yang berdampak nyata bagi umat serta memperkuat peran MUI sebagai mitra strategis pemerintah,” pungkasnya. (kwl)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#mui sukoharjo #bupati sukoharjo #ulama #Etik Suryani #Kerukunan umat #umaro #tangkal radikalisme #ukhuwah Islamiyah #mukerda