RADARSOLO.COM-Pemkab Sukoharjo memperkuat komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Hal itu disampaikan Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam acara Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) Kabupaten Sukoharjo Tahun 2025 di Hotel Grand Mercure, Grogol, Selasa (4/11/2025).
Dengan mengusung tema “Sinergi Pengawasan Antar Instansi untuk Mewujudkan Sukoharjo Berintegritas dan Bebas dari Korupsi”, Larwasda 2025 menjadi momentum penting memperkuat kolaborasi antarinstansi pengawasan di wilayah Sukoharjo.
“Pengawasan bukan sekadar mencari kesalahan, melainkan memastikan kebijakan, program, dan kegiatan pemerintah berjalan efektif, efisien, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Bupati Etik Suryani dalam sambutannya.
Ia menekankan bahwa pengawasan merupakan pilar utama dalam membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Untuk itu, diperlukan sinergi antara Inspektorat Daerah, BPKP, BPK, maupun aparat penegak hukum agar sistem pengawasan saling menguatkan.
“Sinergi ini akan memperkuat efektivitas pengawasan, meningkatkan akuntabilitas, serta memperkecil peluang terjadinya tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme,” ujarnya.
Etik juga menyampaikan bahwa keberhasilan pengawasan tidak hanya bergantung pada lembaga pengawas.
Tetapi juga pada budaya integritas yang harus tertanam kuat di seluruh lapisan aparatur.
Bupati mengajak seluruh ASN di Kabupaten Sukoharjo untuk menjadikan integritas sebagai nilai utama dalam bekerja.
“Dengan integritas, kita tidak hanya bekerja sesuai aturan, tetapi juga dengan hati nurani dan semangat melayani masyarakat,” ucapnya.
Baca Juga: Bupati Sukoharjo Etik Suryani Raih Penghargaan Top Pembina Pendidikan Inovatif dari Radar Solo
Lebih lanjut, Bupati Etik menegaskan, Pemkab Sukoharjo berkomitmen membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah, serta mengoptimalkan peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).
“Integritas tidak bisa dibangun sendiri. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, aparat pengawas, penegak hukum, dunia usaha, media, dan masyarakat,” tambahnya.
Baca Juga: Sebanyak 2.000 Ahli Waris Meninggal Terima Santunan Kematian, Simbolis Diserahkan Bupati dan Wabup
Etik berharap kegiatan Larwasda 2025 mampu memperkuat sinergi antarinstansi serta mempercepat terwujudnya Sukoharjo yang berintegritas, bersih dari korupsi, dan maju bersama.
“Dengan kebersamaan dan komitmen kita semua, Sukoharjo akan menjadi contoh daerah yang bersih, transparan, dan akuntabel,” pungkasnya. (kwl)
Editor : Tri wahyu Cahyono