Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Program Mudik Gratis 2026, Pemkab Sukoharjo Sediakan Sembilan Armada, Pendaftaran Segera Hubungi Paguyuban Perantau Karena Kuota Terbatas

Iwan Kawul • Minggu, 15 Februari 2026 | 10:03 WIB
Ilustrasi bus AKAP di Terminal Sukoharjo. Pemkab Sukoharjo sesiakan sembilan armada bus untuk Program Mudik Gratis 2026
Ilustrasi bus AKAP di Terminal Sukoharjo. Pemkab Sukoharjo sesiakan sembilan armada bus untuk Program Mudik Gratis 2026

RADARSOLO.COM – Momentum Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri selalu dimanfaatkan perantau untuk mudik atau pulang ke kampung halaman. 

Memfasilitasi warganya yang merantau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo kembali membuka program mudik gratis 2026.

Menariknya, jumlah armada pengangkut perantau yang hendak pulang kampung ditambah menjadi sembilan unit bus.

Jumlah ini mengalami peningkatan dari program serupa di 2025 lalu yang hanya disediakan delapan armada bus.

“Untuk tahun ini kami siapkan sembilan bus, terdiri dari enam bus dari Jakarta dan tiga bus dari Bandung,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo Toni Sri Buntoro, Minggu (15/2).

Penambahan armada ini bentuk komitmen Pemkab Sukoharjo dalam memfasilitasi para perantau, agar dapat pulang kampung dengan aman dan nyaman.

Setiap tahun, program mudik gratis selalu mendapat respons tinggi dari masyarakat, sehingga penambahan bus dinilai perlu untuk mengakomodasi tingginya minat pemudik.

Menurut Toni, sasaran program ini difokuskan pada kalangan pekerja sektor informal dan masyarakat kurang mampu.

Di antaranya asisten rumah tangga, pedagang kaki lima dan asongan, buruh pabrik maupun buruh bangunan. Termasuk sopir angkutan umum, bajaj, ojek online, disabilitas, serta warga kurang mampu lainnya.

Pemberangkatan mudik gratis dibagi dalam dua titik, yakni Jakarta dan Bandung. Seluruh armada dijadwalkan berangkat serentak pada 16 Maret 2026 menuju Kabupaten Sukoharjo.

Analis Kebijakan Ahli Muda sekaligus Ketua Tim Kerja Angkutan Dishub Sukoharjo Eko Prih Hartanto menjelaskan, demi kelancaran program mudik gratis, paguyuban perantau di masing-masing kota digandeng.

Melalui skema tersebut, proses pendataan dan pendaftaran peserta lebih terkoordinasi. Jika kuota sembilan bus terpenuhi, para perantau jangan khawatir.

Masih ada program mudik gratis yang disediakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng maupun Bank Jateng.

“Kuota penumpang bus mudik gratis terbatas. Maksimal empat orang dalam satu keluarga,” jelas Eko.

Eko mengimbau kepada perantau yang berminat mengikuti program ini, segera mendaftar ke perwakilan paguyuban di wilayah masing-masing karena kuota terbatas. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#pemkab sukoharjo #program mudik gratis 2026 #Paguyuban perantau sukoharjo #mudik gratis 2026 #dishub sukoharjo #Idul Fitri 1447 Hijriyah #lebaran 2026