Kepala Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Surakarta Henry Satya mengungkapkan, untuk dapat merealisasikan uji coba parkir city walk harus menyiapkan sarana dan prasarana pendukung. Seperti pembuatan markah parkir, pemasangan rambu dan papan informasi di sepanjang lokasi.
"Survei kebutuhan markah dan rambu harus dilakukan lebih dulu untuk mengetahui kebutuhannya. Setelah itu baru bisa diajukan (pengadaan). Rambu dan markah baru bisa dipasang awal 2020," ujarnya, Rabu (18/12).
Ketua Asosiasi Parkir Surakarta (Asparta) Ngadiyo menuturkan, selain menyiapkan markah dan rambu, diharapkan bisa disiapkan pengelola dan jukir yang bertugas di segmen itu.
“Jangan sampai saat uji coba dilakukan teknis pelaksanaannya belum matang dan membuat layanan kurang maksimal," tegasnya.
Sekadar informasi, sebelumnya pemkot berencana melakukan uji coba parkir city walk usai rampungnya kajian ekstensifikasi awal Desember lalu. Dalam kebijakan tersebut, lahan di sela jalur hijau city walk mulai dari segmen Gladag hingga Gendengan akan dimanfaatkam untuk parkir roda dua dan roda empat. (ves/wa) Editor : Perdana Bayu Saputra