Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

16 Gereja di Solo Masuk Kategori Rawan

Perdana Bayu Saputra • Selasa, 24 Desember 2019 | 23:18 WIB
Polisi menyisir gereja-gereja di wilayah Solo untuk memastikan keamanan jelang Natal, kemarin (23/12)
Polisi menyisir gereja-gereja di wilayah Solo untuk memastikan keamanan jelang Natal, kemarin (23/12)
SOLO – Polisi mengklasifikasikan 16 gereja masuk dalam gereja rawan satu. Pengamanan lokasi diperketat di lokasi tersebut. Proses sterilisasi di lokasi juga dilakukan lebih awal ketimbang lokasi ibadah yang lain.

Gereja rawan pertama yang disisir kemarin adalah Paroki Santa Perawan Maria Regina Purbowardayan. Anggota Unit Jibom Batalyon C Satbrimob Polda Jateng menyisir setiap sudut di dalam ruang misa, ruang belakang, pasturan, hingga parkiran gereja.

Tak mendapati ada benda mecurigakan, tim bergerak ke Gereja Bathel  Injil Sepenuh Kepunton. Tim sempat curiga dengan kardus yang di dalamnya terdapat barang elektronik. Petugas curiga karena seluruh pihak gereja ketika ditanya tidak mengetahui siapa pemilik barang tersebut. Setelah ditelusuri ternyata barang tersebut milik teknisi listrik gereja yang lupa dimasukkan ke dalam gudang setelah mempersiapkan ibadah malam sebelumnya.

Kasubbag Dal Ops Polresta Surakarta AKP Suwandi mengatakan, pihaknya sudah melakukan klasifikasi, dari 169 gereja yang melaksanakan ibadah Natal, 16 di antaranya masuk dalam kategori rawan 1.  “Pertimbangan kita pertama dari sisi kerawanan, kemudian jumlah umat lebih dari 2.000 orang. Kemudian lokasi terletak di ruas jalan utama, serta jumlah kegiatan natal yang cukup banyak,” ungkapnya.

Ditambahkan Suwandi, untuk pengamanan di setiap gereja akan dijaga oleh sembilan anggota dengan dipimpin satu perwira pengendali. Jumlah tersebut di luar anggota berbaju preman, serta BKO dari jajaran TNI dan Brimob.

“Dari pengelola gereja sudah memasang kamera CCTV (closed circuit television). Sudah kita minta nanti dari pengawas gereja untuk memantau dari ruang CCTV. Nanti juga ada anggota yang mendampingi. Kami juga meminta pintu masuk kawasan gereja dibuat 1 sehingga mudah dalam mengawasi keluar masuknya orang,” urai Suwandi.

Danunit Jibom Brimob Batalyon C Pelopor Polda Jateng Iptu Marutojono mengatakan, langkah penyisiran ini baru tahap awal. Selasa hari ini (24/12) seluruh tim kembali melakukan penyisiran di seluruh gereja di Kota Bengawan yang akan melakukan ibadah Natal.

“Semua akan kami sisir, baik sebelum maupun sesudah. Sudah ada anggota kami yang berjaga di tiap gereja. Kami juga meminta kerjasamanya dari pengurus gereja untuk segera memberi informasi apabila ada temuan barang atau gerak-gerik yang mencurigakan,” ujarnya. (atn/bun) Editor : Perdana Bayu Saputra
#natal #gereja #ibadah #Rawan #pengawasan #polda jateng