Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Hari-Hari Jelang Tutup Usia, Mbah Prapto Masih Aktif Menari & Mengajar

Perdana Bayu Saputra • Minggu, 29 Desember 2019 | 17:25 WIB
Jenazah Mbah Prapto disemayamkan di rumah duka Thiong Ting
Jenazah Mbah Prapto disemayamkan di rumah duka Thiong Ting
SOLO - Tak ada yang menyangka jika Suprapto Suryodarmo alias Mbah Prapto, maestro tari Kota Bengawan bakal pergi untuk selamanya secepat ini. Meski menderita sakit jantung sejak beberapa bulan lalu, namun Mbah Prapto tak pernah mengeluh soal penyakitnya itu.

Apalagi, pada Jumat (20/12) silam, Mbah Prapto masih menari di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) Jebres, Solo. Hal itu diungkapkan putri sulung Mbah Prapto, Melati Suryodarmo.

Melati mengatakan, dia selalu percaya jika semangat hidup sang ayah masih tinggi. Di usianya yang menginjak 74 tahun, seniman pendiri Padepokan Lemah Putih itu masih aktif mengajar tari, namun lewat media Skype.

"Itulah Bapak. Mungkin karena semangat, jadi tidak pernah terlihat sakit,” tutur Melati saat dijumpai di rumah duka Thiong Ting, Minggu (29/12).

Mbah Prapto, maestro tari asal Solo mengembuskan nafas terakhir di RS Dr Oen Kandangsapi, Minggu pagi. Sebelum meninggal, Mbah Prapto merasakan sesak nafas karena sakit jantung yang dideritanya sejak beberapa bulan lalu.

Diungkapkan Melati, sebelum dikremasi, rencananya akan ada upacara pemakaman agama Budha sesuai kepercayaan almarhum. “Untuk selanjutnya setelah dikremasi bagaimana, masih akan dibahas di internal keluarga,” pungkas Melati. (atn/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra
#meninggal dunia #mbah prapto #padepokan lemah putih #maestro #penari #seniman #sakit jantung #Melati Suryodarmo #suprapto suryodarmo