Wali kota tidak mengadakan perayaan khusus di hari istimewanya. Namun seperti ulang tahun sebelumnya, aparatur sipil negara, jajaran muspida serta tokoh masyarakat berbondong-bondong mendatangi rumah dinas Loji Gandrung.
Mereka menyemut sejak pukul 05.30 dan langsung mengucapkan selamat ulang tahun kepada orang nomor satu di Kota Surakarta itu. Puluhan karangan bunga juga telah berjajar di halaman Loji Gandrung sejak dini hari. “Selamat ulang tahun, Bapak. Semoga sehat selalu,” ucap Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Ahmad Lutfi yang datang langsung ke Loji Gandrung kemarin (13/2).
Rudy bersama istri dan keluarga besar sengaja berkumpul untuk menerima tamu dan berdoa bersama di pendapa rumah dinas. Usia 60 bagi Rudy mengandung banyak makna. Dia pun memiliki pemaknaan dan harapan sendiri di usianya tersebut.
“Jadi hidup ini tansah enem. Eling, narimo, menep ing pikir, urup tindakane lan urup harapane. Yang dimaksud urip iku urup. Jadi hidup itu harus melayani,” katanya.
Selain harapan pribadi, Rudy juga memiliki harapan terhadap Kota Solo. “Semoga Solo semakin aman, tenteram, kondusif, dan layak huni. Masyarakat bersatu padu merawat kemajemukan dengan kebhinnekaan yang ada,” ucap dia.
Setelah acara di Loji Gandrung, Rudy kembali mendapat kejutan saat menghadiri penanaman pohon dalam rangka ulang tahun PDIP di taman lansia Jebres. Ratusan peserta kompak mengenakan kaos bergambar wajah wali kota dengan tulisan RUDY Good Father. Dia sempat menangis terharu ketika mengetahui kecintaan masyarakat terhadapnya. “Saya bangga sekaligus terharu. Ternyata banyak yang cinta kepada saya,” katanya. (irw/bun) Editor : Perdana Bayu Saputra