GBI Keluarga Allah meniadakan seluruh proses ibadat di gereja selama dua pekan. Gereja ini menggunakan fasilitas live streaming Youtube untuk memfasilitasi jemaat yang akan menjalankan ibadat. Staf Gembala Bagian Media GBI Keluarga Allah Epfy Kartikasari menjelaskan, jemaat dapat mengakses website resmi gbika.org/live untuk layanan ibadat.
“Kita sediakan satu link tersebut untuk diakses. Dari kediaman masing-masing bisa memilih live streaming pada jam yang sudah tersedia,” katanya, Sabtu (21/3).
Epfy menambahkan, tim GBI Keluarga Allah telah menyiapkan seluruh produksi untuk peribadatan online dua pekan ini. Selain menggunakan rekaman ibadat yang telah ada sebelumnya, pihak gereja juga tetap memproduksi prosesi ibadat terbaru untuk diunggah dalam layanan live streaming.
“Seluruh Indonesia GBI Keluarga Allah memilki 30.000 jemaat. Di Solo ada sekitar 15.000 hingga 16.000 jemaat,” paparnya.
Demi menjaga kekhusyukan saat ibadat di rumah, GBI Keluarga Allah menekankan agar proses ibadat tidak disertai mengerjakan pekerjaan lain. Jemaat diminta fokus untuk live streaming.
“Nggak boleh disambi masak misalnya. Selama dua jam harus fokus ibadat,” tegasnya.
Epfy berharap dengan adanya ibadat online ini menjadi berkat kepada seluruh masyarakat. Termasuk masyarakat yang sedang sakit di rumah sakit hingga pasien corona yang diisolasi. Dia juga meminta jemaat untuk berdoa agar Indonesia, khususnya Kota Solo dapat dijaga oleh Tuhan sehingga terbebaskan dari wabah c
Covid-19.
Prosesi ibadat dengan live streaming juga dilakukan Gereja Santa Perawan Maria Regina Purbowardayan. Salah satu jemaat gereja Veronica Oktaviana mengaku telah menyiapkan seluruh perangkat untuk mengikuti live streaming dari rumahnya di Bibis Wetan Kadipiro.
Materi streaming akan diberikan dari Keuskupan Agung Semarang. Menurutnya, ada beberapa penyesuaian terkait prosesi ibadat secara daring hari ini.
“Kalau misa itu kan menerima komuni cumin kalau misanya streaming jadi penerimaan hosti diganti sama doa saja. Tetapi ada langkah-langkahnya dari Bapa Uskup,” katanya.
Sebagai jemaat gereja, dia berharap proses misa streaming dapat berjalan lancar dan khidmat.
“Sebagai umat Katolik saya selalu berdoa buat para dokter, perawat, tim medis yang bekerja keras melawan virus korona sehat selalu. Semoga segera berlalu dan tidak memakan korban lebih banyak lagi,” papar Veronica. (irw/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra