Penggalangan dana dilakukan secara online oleh para member Zetizen, yang merupakan siswa SMP-SMA di Kota Bengawan. Mereka menarik para donatur melalui akun media sosial yang dimiliki. Mulai dari Instagram, Twitter, sampai status WhatsApp. Donatur tidak hanya ditujukan sesama generasi Z. Namun, seluruh elemen masyarakat Kota Solo yang peduli sesama di situasi sulit ini.
"Kami ingin membuktikan bahwa generasi Z tidak selamanya antisosial. Kami peduli dan mau bergerak. Membantu sesama yang membutuhkan di masa wabah Covid-19 ini. Yang bisa kami lakukan adalah bergandengan tangan menggalang donasi. Membantu mereka yang kekurangan," kata salah seorang member Zetizen Solo Tovino Ade Putra kepada Jawa Pos Radar Solo.
Rencananya, hasil donasi akan disalurkan ke pekerja harian yang terpaksa tidak bisa stay at home. Pekerja harian yang masih harus turun ke jalanan demi dapur tetap mengebul. Sebut saja, pengasong koran, tukang becak, driver ojek online, tunawisma, dan lain sebagainya. Donasi disalurkan berupa makanan, masker, dan empon-empon sebagai pengganti vitamin.
"Sekarang pemerintah sudah mewajibkan seluruh masyarakat untuk pakai masker. Kami ingin memberikan masker kepada mereka. Agar tetap aman bekerja di jalanan. Kami juga ingin memberikan empon-empon. Karena vitamin sekarang mahal dan langka. Padahal mereka tetap harus menjaga daya tahan tubuh agar tetap fit," kata member Zetizen Solo lainnya Naufal Arizona.
Donasi akan disalurkan pada akhir pekan mendatang, Sabtu (11/4). Penyaluran dimulai dari kantor redaksi Jawa Pos Radar Solo menuju beberapa titik yang akan ditentukan. Penyaluran donasi dilakukan dengan tetap menjaga physical dan social distancing. Serta menggunakan masker sehingga tetap aman di tengah wabah ini.
Bagi pembaca Jawa Pos Radar Solo dan masyarakat Kota Bengawan yang ingin ikut andil berdonasi, Zetizen Solo dengan senang hati menerima bantuan tersebut. Donasi bisa dikirim melalui nomor rekening Bank BCA 7735207466 atas nama Tovino Ade Putra. Donatur bisa konfirmasi ke nomor Tovino Ade Putra 082220492474. (aya/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra