Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Hanya 1.000 Kendaraan Lintasi Tol

Perdana Bayu Saputra • Minggu, 3 Mei 2020 | 21:12 WIB
LENGANG: Kendaraan yang melintas di Tol Solo-Ngawi diklaim hanya jarak dekat atau menengah. Tujuannya hanya dalam satu provinsi.
LENGANG: Kendaraan yang melintas di Tol Solo-Ngawi diklaim hanya jarak dekat atau menengah. Tujuannya hanya dalam satu provinsi.
SOLO – Lebih dari sepekan penyekatan kendaraan pemudik yang melintasi tol Solo-Ngawi diterapkan. Frekuensi kendaraan di jalan bebas hambatan sepanjang 90,43 kilometer itu terus menurun.

Manajer Area Ruas Solo-Ngawi PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) Sih Wiyono mengungkapkan, frekuensi kendaraan pada Sabtu (2/5) jauh lebih lengang dibandingkan hari-hari sebelumnya.

"Hari pertama penyekatan, masih banyak kendaraan yang terpaksa diminta putar balik oleh petugas kepolisian maupun dinas perhubungan. Sekitar 598 kendaraan dari total 1.615 kendaraan yang keluar dari Gerbang Tol (GT) Ngawi pada Sabtu lalu (25/4). Sekarang (jumlah kendaraan yang diminta putar balik) terus menurun,” bebernya.

Menurut Sih Wiyono, pada Jumat (1/5), kendaraan yang diminta putar balik sebanyak 103 unit dari total 1.488 kendaraan yang keluar melalui GT Ngawi. Bila ibandingkan dengan awal penerapan penyekatan, jumlah tersebut jauh berkurang.

Penurunan jumlah kendaraan yang diminta putar balik, lanjut Sih Wiyono, juga dipengaruhi adanya penyekatan di titik tol lainnya. Seperti di GT Sragen, Batang, dan sebagainya.

“Saat ini yang masih bertahan menggunakan tol hanya kendaraan jarak dekat hingga menengah. Misalnya Semarang-Solo, Salatiga-Sragen. Pokoknya yang masih dalam satu provinsi. Lintas provinsi sudah tidak bisa," ungkap dia.

Sebelum pandemi, kepadatan kendaraan yang melintasi tol Solo-Ngawi mencapai sekitar 16 ribu unit per hari. Kini hanya tersisa sekitar 2.000 unit kendaraan.

"Angka trafiknya menurun tajam. Yang bertahan hanya arus lokal saja. Kalau pun ada yang diputar balik angkanya turun, paling hanya seratusan bisa juga puluhan kendaraan," pungkasnya. (ves/wa) Editor : Perdana Bayu Saputra
#kendaraan #melintasi #tol