Dihubungi lewat telepon seluler, wali kota mengatakan sempat berbincang dengan Lord Didi, panggilan Didi Kempot, pada Senin (5/5) sore. Disebutkan Rudy, pencipta 800 judul lagu itu meminta pendapat terkait rencana wawancara dengan salah satu televisi swasta.
"Taksih sempat ngobrol masalah diwawancarai Kompas (terkait video klip lagu korona). Sama dengan yang saya sampaikan bahwa video klip itu adalah lagu pesan sosial untuk bersama-sama melakukan pencegahan paparan korona itu aja," kata Rudy.
Wali kota sendiri mengaku kaget dengan kepergian musisi asli Kota Bengawan tersebut. Pihaknya langsung meluncur ke RS Kasih Ibu untuk mengurus dan mendampingi jenazah Didi Kempot. "Kaget nggeh kulo, lha niki kulo ajeng ten kasih ibu," ucapnya. (irw/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra