Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

RSUD Bung Karno Bakal Jadi Pusat Pengobatan Tradisional & Wisata Medis

Perdana Bayu Saputra • Jumat, 3 Juli 2020 | 18:21 WIB
Menkes Terawan Agus Putranto (tengah) bersama Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo saat meninjau RSUD Bung Karno, Jumat (3/7).(DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)
Menkes Terawan Agus Putranto (tengah) bersama Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo saat meninjau RSUD Bung Karno, Jumat (3/7).(DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)
SOLO - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bung Karno diwacanakan menjadi pusat pengobatan tradisional di Indonesia. Selain sebagai lokasi pelayanan kesehatan, RSUD tersebut juga akan menjadi objek wisata medis.

Hal itu disampaikan Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo saat memndampingi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dalam kunjungan ke RSUD Bung Karno di Semanggi, Pasar Kliwon, Jumat (3/7). Pengembangan pusat pengobatan tradisional tersebut mendapat dukungan penuh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), mulai dari sumber daya manusia hingga pendampingan selama pelaksanaan.

“Ya RSUD pusat pengobatan tradisional, artinya herbal. Jadi akan dibalik, menurut beliau akan dibalik. Yang tradisional itu yang backup adalah yang modern. Kalau sekarang kan modern backup tradisional, ini diwalik,” kata Rudy.

Wali kota menambahkan, bahan baku pengembangan rumah sakit tradisional akan menggunakan bahan herbal dari Tawangmangu Kabupaten Karanganyar. Selain itu, dia juga berencana menggunakan lahan di belakang RSUD sebagai tempat bercocok tanam tanaman herbal.

“Kalau besok rumah sakit pusat pengobatan tradisional ini bisa berkembang, usia orang Indonesia lebih dari 80 tahun. Karena tdk ada HD (hemodialisa) besok, karena ginjalnya nggak ada yang rusak,” papar Rudy.

Sementara itu, Menkes Terawan mengatakan, pengobatan tradisional merupakan kearifan lokal yang harus ditonjolkan. Dia percaya jika pengobatan tradisional bisa mendunia.

“Pengobatan tradisional ini bisa menjadi medical tourism. Apalagi siapa tahu dari riset-riset tradisi ini bisa juga untuk penanganan Covid dan sebagainya. Di situlah kita mau memodernisir pengobatan tradisoional ini menjadi sebuah ikon yang baik. Ada tempatnya untuk pelayanan dan ada tempatnya untuk pengembangan riset dan teknologi,” jabarnya. (irw/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra
#menteri kesehatan #terawan agus putranto #rsud bung karno #Wali Kota Surakarta #wisata medis #f.x. hadi rudyatmo #rumah sakit tradisional