Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Cegah Kerumunan, Jamasan Keris & Tosan Aji Ditunda Tahun Depan

Perdana Bayu Saputra • Kamis, 20 Agustus 2020 | 17:45 WIB
Prosesi jamasan keris di Museum Radya Pustaka. Tradisi ini merupakan simbol dari si manusia itu sendiri. Manusia harus selalu bersih dari kotoran (dosa).
Prosesi jamasan keris di Museum Radya Pustaka. Tradisi ini merupakan simbol dari si manusia itu sendiri. Manusia harus selalu bersih dari kotoran (dosa).
SOLO – Bukan hanya bidang perekonomian dan pendidikan, tradisi budaya pun ikut terdampak pandemi. Seperti jamasan keris dan tosan aji yang biasa digelar di Museum Radya Pustaka dan Museum Keris, harus ditunda hingga tahun depan.

Penundaan kegiatan tersebut guna mengantisipasi penyebaran Covid-19. Mengingat pada tahun-tahun sebelumnya, kegiatan jamasan keris itu selalu menyedot perhatian warga sehingga menimbulkan kerumunan.

“Selain menghindari keramaian, (penundaan jamasan) juga karena anggarannya direalisasi untuk penanganan pandemi," ujar Kepala UPT Museum Dinas Kebudayaan Kota Surakarta Luthfi Khamid, kemarin (19/8).

Diterangkan dia, dinas kebudayaan banyak mendapat pertanyaan dari masyarakat, khususnya pemilik keris dan tosan aji terkait kepastian pelaksanaan jamasan. Namun, keputusan menunda acara tersebut tidak berubah.

Luthfi memastikan, perawatan keris dan tosan aji di dua museum tetap dilakukan secara internal dalam waktu berbeda karena sudah menjadi agenda rutin. "Kalau perawatannya tetap ada, yang ditiadakan giat seremonialnya. Mungkin tahun depan baru dilakukan lagi,” terangnya. (ves/wa/ria)  Editor : Perdana Bayu Saputra
#museum keris #ditunda #museum radya pustaka #pandemi covid-19 #tosan aji #jamasan keris