Kepala Bidang Angkutan Dishub Surakarta Taufiq Muhammad mengatakan, pihaknya sedang menyinkronkan berbagai layanan publik di Kota Solo dan sekitarnya agar makin terintegrasi. Ini dilakukan mengingat Selasa kemarin (1/9) Trans Jateng sudah melintas di Solo-Sragen.
“Dari pemprov sudah menyediakan moda transportasi yang menghubungkan antarwilayah. Sementara kami punya Batik Solo Trans (BST) dan feeder. Tantangannya bagaimana transportasi ini bisa saling berkesinambungan sehingga memudahkan mobilitas masyarakat,” kata dia.
Saat ini pihaknya memiliki modal saling terhubung antara jaringan trayek Trans Jateng trayek Solo-Sragen dengan BST. Ke depan tinggal menyiapkan teknik soal bagaimana mengintegrasikan feeder dengan BST.
“Penataan rute baru BST sudah dilakukan bersamaan dengan penerapan buy the service di koridor 1-4. Saat ini koridor 3-4 sudah beroperasi tinggal menunggu kesiapan armada koridor 1-2. Nah, yang masih tumpang tindih ini rute BST dengan feedernya,” terang Taufiq.
Dishub masih mematangkan perubahan rute untuk feeder-nya agar lebih terintegrasi antarjaringan trayek. Saat ini masih ada feeder yang beroperasi di jalur BST dan ada feeder mengangkut penumpang dari luar daerah yang jaraknya cukup jauh dari pusat kota.
"Ke depan kami maksimalkan feeder sebagai pilihan utama masyarakat di kawasan permukiman (di luar jalur utama BST),” jelas dia.
Dari sana feeder akan mengangkut penumpang menuju titik pertemuan lain atau halte yang dilewati BST. Fungsi armada ini sebagai pengumpan. “Misal warga yang tinggal di Gentan, Sukoharjo, nanti bisa naik feeder sebelum disambung naik armada BST. Ke depan kami berupaya memudahkan dalam pembayarannya. Bisa cukup sekali bayar meski harus pindah armada,” kata Taufiq.
Kepala Dishub Surakarta Hari Prihatno memastikan bahwa integrasi antarangkutan publik mulai dibangun jaringannya maupun kelengkapan sarana dan prasarana pendukungnya. “Sebuah layanan bisa diminati masyarakat itu jika ada kepastian dalam berbagai hal. Misal pembayaran, efisiensi waktu, dan sebagainya. Selain itu, mudah dijangkau dan nyaman,” tutunya. (ves/bun/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra