Kasat Lantas Polresta Surakarta Kompol Afrian Satya Permadi mengaku, belum terlihat lonjakan voklume kendaraan. Terutama dari luar daerah yang masuk ke Solo.
“Mayoritas kendaraan luar kota yang masuk hanya plat H (Semarang). Kemungkinan saat ini masih terkonsentrasi ibadah misa Natal. Karena Solo ini bukan wilayah tujuan. Hanya sebatas melintas atau mampir,” terangnya.
Afrian memprediksi kepadatan arus Nataru terjadi pada pekan depan. Mulai Senin-Kamis (28-31/12). “Untuk keperluan mengunjungi pusat perbelanjaan atau rekreasi. Kami lebih all out pada saat itu,” bebernya.
Guna menjaga kondusivitas dan kelancaran arus lalu lintas, jajaran satlantas disiagakan di sejumlah titik. Mulai dari pos pengamanan (pospam), pos pelayanan (posyan), pos polisi, serta sejumlah penggalan jalan.
“Saya ikut patroli untuk mengetahui kondisi di lapangan. Tim urai juga sudah siaga untuk bergerak membantu mengatur arus apabila terjadi kemacetan di titik tertentu,” ujarnya.
Terpisah, Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak dan Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf. Wiyata Sempana Aji menyisir penyisiran sejumlah gereja, pospam, dan posyan. Mereka ingin memastikan kesiapan personel dalam bertugas.
“Dari pagi sekitar pukul 06.30 sudah ada tempat ibadah yang menjalankan misa sampai pukul 21.00. Anggota bersenjata lengkap saya lihat sudah menempati pos masing-masing,” terang kapolresta.
Kapolresta menambahan, penerapan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran Covid-19 di tiap gereja berjalan baik. “Pihak internal gereja kami ingatkan soal kerumunan. Jemaat diminta langsung pulang ke rumah setelah ibadah selesai. Tidak boleh ada perayaan,” tegasnya.
Kapolresta menyatakan siap memberikan jaminan keamanan bagi jemaat yang ingin menjalankan misa Natal. “Kami tempatkan anggota yang berjaga. Jaminan keamanan dan kenyamaman umat dalam menjalankan ibadah merupakam tanggung jawab kami,” paparnya. (atn/fer/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra