Gabungan visi Jokowi-Rudy dianggap paling efektif untuk membangun Kota Solo seperti sekarang. Ketua DPC Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Solo yang juga relawan Kancane Gibran Gaes (Kagege) Antonius Yogo Prabowo mengatakan, Gibran akan memimpin Kota Solo dengan beberapa lompatan. Lompatan yang dimaksud adalah kemajuan yang dibangun dengan teknologi dan memiliki manfaat kepada masyarakat.
”Visi misinya nanti penggabungan antara visi Pak Jokowi dulu yang membawa Kota Solo ke dunia internasional dengan visi merakyat Pak Rudy, yakni pemenuhan hak dasar masyarakat,” kata Yogo, Jumat (14/2).
Dengan penggabungan itu, lanjut Yogo, masyarakat Solo mendapatkan haknya sebagai warga dan terpenuhi seluruh kebutuhan dasarnya. Dan di sisi lain, branding Kota Solo di mata internasional juga bisa dilakukan.
”Semua program, pelayanan didorong dilakukan dengan elektronik. Transparansi pemerintah juga menjadi sesuatu yang wajib dilakukan. Itu menunjukkan sistem pemerintahan yang modern,” imbuhnya.
Yogo menegaskan, visi misi secara detail akan disampaikan langsung oleh Gibran setelah ada kejelasan rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. (irw/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra