Kepala Bidang Kesenian, Sejarah, Bahasa, dan Sastra Dinas Kebudayaan Kota Surakarta, Suhanto mengatakan, pagelaran pentas musik itu sengaja dibuat untuk memeriahkan momen Lebaran 2021 ini. Pihaknya mengumpulkan sejumlah seniman lokal untuk bekerjasama dalam menyukseskan acara tersebut.
"Objek wisata lokal di Solo ini kan tidak banyak, saat lebaran biasa jadi jujugan para wisatawan. Karena sitauasi masih pandemi maka kami selenggarakan kegiatan ini sekaligus untuk memecah konsentrasi massa agar tidak hanya berkumpul objek wisata tertentu," jelas dia Jumat (14/5/2021) siang.
Selain untuk memecah konsentrasi wisatawan saat libur lebaran, giat seni musik tersebut digelar sebagai salah satu upaya pemberdayaan seniman lokal asli kota bengawan. Seperti kita ketahui, pelaku seni menjadi salah satu kelompok yang paling terdampak selama pandemi Covid-19 ini. Oleh sebab itu langkah pemberdayaan dengan menggelar kegiatan bersama diharapkan pelaku seni musik itu tetap eksis sekalipun masih dalam suasana pandemi.
"Pelaksanaan 3 hari dari Jumat-Minggu mulai dari pukul 09.30-15.00 WIB. Perharinya ada tiga penampil dari beragam genre yang berbeda-beda. Ada jazz, blues, pop, dangdut, campursari, dan masih banyak lainnya. Yang mau menonton langsung boleh, tinggal daftar melalui Loket.com yang bisa diakses melalui akun instagram Dinas Kebudayaan Kota surakarta (@Disbudska, Red) tapi kuotanya hanya 200 orang. Yang lainnya bisa menyaksikan streaming dari kanal youtube kami,” terang Suhanto.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Surakarta, Agus Santoso menambahkan, kegiatan “Panggung Budaya Seni Musik” yang baru kali pertama digelar itu memang untuk memeriahkan geliat wisata yang ada di Solo. Sehingga para penikmat musik bisa memiliki banyak pilihan dalam berwisata di kota bengawan.
"Terakhir, Selamat Idul Fitri 1442 H, kami sadar masih banyak kekurangan dalam penyelenggaraan. Kami harap masyarakat bisa berkontribusi aktif dalam mengembangkan dan melestarikan seni-budaya yang ada di Solo ini,” pungkasnya. (ves/dam) Editor : Perdana Bayu Saputra