Salah satu lokasi yang ditinjau adalah Kelurahan Kampung Baru, Pasar Kliwon. Di sana, Risma mengecek penyaluran bantuan sembari mengambil sejumlah sampel penerima bantuan Kemensos tersebut.
“Kedatangan saya ke Kelurahan Kampung Baru, Solo ini untuk memastikan bantuan terdampak PPKM darurat sudah diterima warga. Bansos ini sudah diterima warga. Tadi di Jogja juga melakukan hal serupa, sekarang gantian di Solo sudah tersalurkan semua," terang mensos di sela-sela kunjungan.
Dalam kesempatan itu, Risma menerangkan bahwa jenis bansos yang disalurkan seperti PKH (Program Keluarga Harapan) ada 10 juta warga yang menerima. Kemudian BST (Bantuan Sosial Tunai), jumlahnya juga sama, ada 10 juta orang. Untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), jumlah penerimanya ada 18,8 juta warga.
Sementara yang disalurkan sore tadi adalah bantuan beras 10 kilogram dan uang tunai Rp 500 ribu kepada warga setempat. Risma memastikan, bansos yang diterima warga itu utuh, tanpa ada potongan sedikit pun.
"Bansos sangat dibutuhkan terutama saat PPKM darurat. Kami dapat tugas mempercepat bantuan dari pusat," tegas mensos.
Salah seorang warga penerima, Sri Lestari, 45, bersyukur mendapat bantuan 10 kilogram beras dan uang tunai sebesar Rp 500 ribu itu. Bagi warga yang tidak terdaftat sebagai penerima PKH, BST, dan BPNT seperti dirinya, bantuan itu sangat membantu meringankan keluarganya di tengah masa sulit PPKM darurat ini.
"Alhamdulilah dapat bantuan langsung dari Bu Risma. Beras 10 kg dan uang tunai Rp 500 ribu. Ini akan sangat bermanfaat buat saya," tutup Sri. (ves/ria) Editor : Syahaamah Fikria