Seperti jalan tol dan jalan arteri yang semula ditutup kini mulai beroperasi normal. Namun, khusus beberapa titik masih diberlakukan penyekatan pada malam hari.
Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, mulai hari ini kebijakan penutupan jalan diubah. Pelonggaran kebijakan ini mengacu pada kebijakan dari pemerintah pusat.
“Jadi, besok (hari ini) kami buka ruas jalan mulai pukul 05.00. Kemudian kami tutup lagi pukul 20.30. Jadi yang awalnya pagi dan malam ditutup, sekarang hanya malam saja,” katanya.
Ruas jalan yang ditutup juga berkurang. Bila sebelumnya ada delapan ruas jalan, kini menjadi enam. Yaitu Jalan Slamet Riyadi, Urip Sumoharjo, Dr Radjiman, Adi Sucipto, Piere Tendan, dan Sultan Syahrir.
“Jadi ini bentuk relaksaksi kami kepada masyarakat. Dengan membatasi kegiatan pada malam hari saja,” ujarnya.
Meski ada pelonggaran, khusus pintu keluar dan masuk Kota Solo tetap dilakukan penyekatan. Antara lain di simpang tiga Faroka, Tugu Makuta,Banyuanyar dan Jurug. Secara bertahap akan terus dievaluasi untuk menentukan langkah selanjutnya.
Sejak diberlakukan PPKM darurat kemudian bersambung ke PPKM level 4, angka mobilitas berkurang hingga 18 persen. Angka persebaran Covid-19 juga turun dibandingkan sebelum diberlakukannya kedua kebijakan itu.
“Jadi sudah ada angka penurunan, hampir di angka 700 sampai 800 kasus aktif. Posisi BOR (keterisian tempat tidur rumah sakit), sampai Sabtu (24/7) pukul 18.00 di angka 88 persen dari awalnya 98 persen. Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, pembatasan sesuai aturan yang berlaku, ini berkontribusi positif menekan angka persebaran korona,” ujarnya.
Kasatlantas Polresta Surakarta Kompol Adhytiawarman Gautama Putra menambahkan, pihaknya akan terus mengevaluasi penerapan relaksasi ini. “Sampai kapan ini berlaku kami masih menunggu aturan dari pusat,” katanya.
Polda Jateng juga membuka 27 exit tol yang sebelumnya ditutup selama pemberlakukan PPKM darurat dan PPKM level 3 dan 4. Pembukaan dilakukan jajaran kepolisian petang kemarin.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan, pembukaan exit tol ini sesuai dengan waktu yang telah di tentukan pemerintah. Meski begitu, khusus 224 titik penyekatan masih diberlakukan di wilayah Jawa Tengah.
“Nanti malam akan dibuka 27 exit tol yang sebelumnya ditutup. Namun, untuk 224 titik tetap dilakukan penyekatan,” terang Iqbal, Minggu (25/7).
Dengan pembukaan 27 exit tol tersebut, semua kendaraan roda empat dan lebih sudah bebas masuk ke ruas jalan bebas hambatan ini. Khusus 224 titik penyekatan, akan terus dijaga oleh jajaran kepolisian beserta instansi-instansi terkait, higga waktu yang ditentukan. (atn/bun/dam)
Evaluasi Lalin selama PPKM
2.900
Pelanggaran selama PPKM darurat 3-20 Juli
150
Pelanggaran selama PPKM level 4, 21-15 Juli
246.312
Jumlah rata-rata kendaraan selama PPKM darurat
147.027
Jumalah rata-rata kendaraan selama PPKM level 4
Kebijakan Pasca-PPKM
- Semua pintu tol dan jalan arteri dibuka
- Khusus pintu masuk ke Kota Solo tetap dilakukan penyekatan
- Pada malam hari enam ruas jalan arteri ditutup
Exit Tol dibuka Normal
- Colomadu, Karanganyar
- Bandara Adi Soemarmo
- Ngemplak, Boyolali
- Gondangrejo, Karanganyar
- Kebakkramat, Karanganyar
Penyekatan
- Simpang Tiga Faroka
- Tugu Makuta Jajar
- Perbatasan Colomadu-Banyuanyar
- Perbatasan Jurug
Penutupan Jalan Malam Hari
- Jalan Slamet Riyadi
- Jalan Urip Sumoharjo
- Jalan Dr Radjiman
- Jalan Adi Sucipto
- Jalan Piere Tendan