Ketua Komisi III DPRD Kota Surakarta Y.F. Sukasno mengatakan, sebelumnya Jalan Setia Budi sudah dibangunkan drainase sesuai standar. Namun, kondisinya saat ini ditutup cor beton.
“Tolong masyaralat kalau membuat penutup drainase untuk akses keluar masuk bangunan jangan dibuat rata dan rapat. Kalau seperti ini fungsi drainasenya tak maksimal. Air hujan yang jatuh ke badan jalan tidak masuk ke drainase, malah menggenang. Kalau seperti itu terus, umur (jalan) tidak lama, cepat rusak," ujar Sukasno bersama anggota komisi III saat meninjau perbaikan Jalan Setia Budi kemarin (15/7).
Terkait progress perbaikan jalan, Sukasno menilai sudah baik. Proyek yang menelan dana Rp 1,2 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021 ini ditargetkan rampung 14 Oktober.
"Kalau mulainya sudah sejak Sabtu (11/9) lalu. Paling parah (kerusakan) memang dari pintu keluar terminal ke arah timur ya. Tapi nanti diperbaiki semua sampai Rumah Sakit Brayat,” ujarnya.
Retno Wulandari, salah seorang warga yang tinggal di ruas Jalan Setia Budi mengakui telah menutup drainase menggunakan semen cor untuk akses keluar masuk rumah. "Cuma ikut-ikut yang lain. Kalau salah ya nanti saya benahi," ujarnya.
Namun dia berkilah, kerusakan jalan ini bukan karena tergenang air. Tapi karena digunakan untuk jalan ke luar masuk bus dari terminal. Mungkin bebannya berat sehingga berdampak jalan tak cepat rusak. (atn/bun/dam) Editor : Damianus Bram