Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Satu Siswa SMPN 4 Surakarta Terkonfirmasi Positif Covid-19

Damianus Bram • Rabu, 2 Februari 2022 | 14:00 WIB
DETEKSI: Siswa mengikuti swab PCR sebagai upaya tracing penularan Covid-19 di sekolah. (SEPTIAN REVINDA/RADAR SOLO)
DETEKSI: Siswa mengikuti swab PCR sebagai upaya tracing penularan Covid-19 di sekolah. (SEPTIAN REVINDA/RADAR SOLO)
SOLO – Seorang siswa SMPN 4 Surakarta terkonfirmasi positif Covid-19. Hasil tracking dan swab PCR terhadap 47 siswa dan 57 guru, Senin (31/1). Tracing ini dilakukan, setelah seorang guru sekolah setempat dinyatakan positif, Sabtu (29/1).

Kepala SMPN 4 Surakarta Sri Wuryanti menjelaskan, siswa yang terpapar Covid-19 dalam kondisi orang tanpa gejala (OTG). Swab PCR dilakukan, sebagai upaya monitoring dan evaluasi kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM). Sekaligus memutus mata rantai penularan. Setelah satu pekan mendatang, swab PCR ulang dilakukan terhadap siswa bersangkutan. Untuk memastikan apakah sudah sembuh atau belum.

“Jadwal tes ulang nanti menunggu arahan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surakarta. Tracking juga kan dilakukan pada keluarga siswa bersangkutan,” terang Sri, kemarin (1/2).

Sri menambahkan, kasus Covid-19 muncul saat seorang guru di SMPN 4 Surakarta terkonfirmasi positif. Guru bersangkutan mengampu mata pelajaran olahraga. Tracking dilakukan kepada siswa kelas VII dan seluruh guru.

“Jadi, awalnya seorang guru kami yang menjadi pelatih basket SMA Muhammadiyah 1 Surakarta datang ke kompetisi basket. Guru yang bersangkutan melakukan tes dan dinyatakan positif. Setelah itu kami langsung mengambil langkah cepat untuk tracking,” imbuh Sri.

Terhitung mulai Senin, SMPN 4 Surakarta kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) daring sebagai langkah antisipasi. Sesuai arahan DKK, PJJ akan digelar selama sepekan. Meski PJJ, pengawasan protokol kesehatan (prokes) di lingkungan sekolah akan diperketat.

“Setelah ada temukan ini, kami akan mengevaluasi dan memperketat prokes di sekolah. Walaupun sebelumnya, prokes sudah ketat. Tapi akan kami tingkatkan lagi,” tegasnya.

Sri berharap, setelah temuan kasus seorang siswa terkinfirmasi positif Covid-19, menjadi pengingat bagi para siswa maupun guru untuk tetap mematuhi prokes. Menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, serta menjaga jarak.

“Semoga ke depannya, baik siswa dan guru tetap menjaga prokes dengan ketat. Tidak boleh abai dengan hal tersebut. Termasuk selalu menjaga kesehatan,” harapnya. (mg2/ian/fer/dam) Editor : Damianus Bram
#siswa terpapar covid-19 #Siswa SMPN 4 Surakarta Positif Covid-19 #SMPN 4 Surakarta #Dinas Kesehatan Kota Surakarta