Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Diangkat Putra Mahkota, KGPH Purbaya Calon Penerus Takhta Keraton Kasunanan

Damianus Bram • Senin, 28 Februari 2022 | 13:15 WIB
CALON PENERUS: KGPH Purbaya (enam dari kiri) ditetapkan sebagai putra mahkota Keraton Kasunanan Surakarta di Tingalan Dalem Jumenengan PB XIII ke-18 di Sasana Sewaka, Minggu (27/2). (M. IHSAN/RADAR SOLO)
CALON PENERUS: KGPH Purbaya (enam dari kiri) ditetapkan sebagai putra mahkota Keraton Kasunanan Surakarta di Tingalan Dalem Jumenengan PB XIII ke-18 di Sasana Sewaka, Minggu (27/2). (M. IHSAN/RADAR SOLO)
SOLO – Penerus takhta Keraton Kasunanan Surakarta mulai menemui titik terang setelah SISKS Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi menetapkan KGPH Suryo Aryo Mustiko (Purbaya) sebagai putra mahkota. Pengumuman ini dilakukan bersamaan dengan Tingalan Dalem Jumenengan Ke-18 PB XIII di Sasana Sewaka Keraton Surakarta.

Setelah ditetapkan sebagai putra mahkota, putra PB XIII dengan Permaisuri Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Paku Buwono XIII ini berganti gelar menjadi Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anon (KGPAA) Sudibyo Raja Putra Nalendra Ing Mataram.

Upacara adat kenaikan tahta raja itu dimulai sekitar pukul 10.00. Seribu tamu undangan yang sebelumnya mengikuti uji swab itu telah memenuhi sekitar Pendapa Sasana Sewaka di kompleks Keraton Kasunanan sebelum prosesi adat berlangsung.

Secara umum, rangkaian prosesi adat kenaikan tahta itu sama dengan upacara sejenis pada tahun-tahun sebelumnya. Mulai dari masuknya barisan prajurit keraton hingga dibawakannya tarian sakral Bedaya Ketawang oleh sembilan penari perempuan. Namun peringatan kenaikan tahta ke-18 ini ada yang spesial dengan diumumkannya calon penerus tahta trah Mataran tersebut.

"Secara keseluruhan jumenengan PB XIII ke-18 berlangsung lancar. Dalam hajat dalem jumenengan ini ada satu hal penting yang disampaikan PB XIII terkait kekancingan sang putra mahkota," jelas Pengageng Parentah Keraton KGPH Dipokusumo usai kegiatan.

Dengan kekancingan itu, KGPH Purbaya resmi menjadi penerus tampuk kekuasaan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Pengukuhan putra mahkota ini murni hak prerogatif PB XIII Hangabehi terlepas dari baik atau tidaknya kondisi kesehatan sang raja saat ini.

"Sebagai contoh, PB X dulu dikukuhkan sebagai putra mahkota masih di usia 3 tahun. Jadi tidak ada kaitannya antara kesehatan raja dengan pengukuhan putra mahkota ini. Proses regenerasi ini berkaitan dengan suksesi ke depan, jadi KGPH Purbaya ini mendapat kekancingan dengan gelar KGPAA Sudibyo Raja Putra Nalendra Ing Mataram," jelas dia.

Pengangkatan putra mahkota itu mengisyaratkan adanya regenerasi kepemimpinan mengingat nantinya pemimpin Keraton Kasunanan di masa depan dengan gelar PB XIV telah resmi diputuskan pada momen tersebut.

"Ini sebagai isyarat. Gelar adipati anom ini merupakan suatu isyarat bahwa dialah yang akan melanjutkan regenerasi ke depan," papar adik PB XIII yang akrab disapa Gusti Dipo itu.

Pengukuhan putra mahkota itu tidak lepas dari pengukuhan istri raja menjadi satu nama menjadi GKR Paku Buwono yang resmi berkedudukan sebagai permaisuri PB XIII Hangabehi. Dengan demikian KPGAA Sudibyo Raja Putra Nalendra Ing Mataram sebagai putra mahkota.

"Istri raja ini istilahnya nunggak asma (satu nama) dengan kedudukan resmi sebagai permaisuri. Dengan begitu penetapan putra dalem yang lahir dari permaisuri ini resmi menjadi putra mahkota. Saat ini usianya masih 21 tahun dan masih bersatatus sebagai mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro," jelas dia.

Selain pengukuhan putra mahkota dan permaisuri PB XIII Hangabehi itu dilakukan juga pemberian gelar kepada kerabat keraton dan sentana dalem. Selain itu juga ada pemberian gelar kepada ratusan abdi dalem Keraton Kasunanan. Tampak dua pejabat negara juga mendapatkan gelar kekancingan seperti Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto dan Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti yang semuanya mendapat gelar Kanjeng Pangeran Arya Adipati (KPAA). "Saya berdoa PB XIII tetap menjadi pemimpin yang bijaksana dan Keraton Surakarta bisa tetap berperan membangun bangsa," kata La Nyalla. (ves/bun/dam) Editor : Damianus Bram
#pb xiii hangabehi #KGPH Purbaya #SISKS Paku Buwono XIII Hangabehi #KGPH Suryo Aryo Mustiko #Tingalan Dalem Jumenengan #KGPH Purbaya Putra Mahkota #Bedaya Ketawang