Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Klarifikasi, Panitia Harlah GPK: Kami Akan Datangi Polresta Surakarta

Damianus Bram • Senin, 21 Maret 2022 | 01:28 WIB
BERDAMAI: Wali Kota Surakarta GIbran Rakabuming Raka bersama dengan Kapolresta Surakarta mendatangi lokasi Harlah GPK di kawasan Kartopuran, Kecamatan Serengan, Kota Solo, Minggu (20/3). (SILVESTER KURNIAWAN/RADAR SOLO)
BERDAMAI: Wali Kota Surakarta GIbran Rakabuming Raka bersama dengan Kapolresta Surakarta mendatangi lokasi Harlah GPK di kawasan Kartopuran, Kecamatan Serengan, Kota Solo, Minggu (20/3). (SILVESTER KURNIAWAN/RADAR SOLO)
SOLO - Ketegangan yang terjadi di Kawasan Jalan Radjiman tepatnya Kawasan Jongke, Kecamatan Laweyan pada Minggu (20/3) siang, terjadi lantaran banyaknya massa yang hendak mendatangi kegiatan di Kawasan Kartopuran, Kecamatan Serengan, Kota Solo.

Di lokasi tersebut, digelar Harlah Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) ke-40 sekaligus penetapan pengurus PW GPK Jateng. "Kami dari pengurus, sudah menginstruksikan bahwa kegiatan ini harus tertib," terang Ketua GPK Kota Solo, Nurul Huda saat dikonfirmasi wartawan.

Sebelum peristiwa itu terjadi, kata Nurul, pihaknya telah menyiapkan Satgas di Kawasan Jongke, Kecamatan Laweyan untuk mengawal peserta yang akan mengikuti kegiatan. Namun, tiba-tiba aparat datang dan melakukan tindakan pengamanan termasuk mengamankan sejumlah anggota GPK.

"Nanti, setelah kegiatan ini kami akan datangi Polresta Solo untuk mendesak rekan kami dibebaskan," tandasnya.

Nurul menuturkan, dalam acara tersebut pihak Penyelenggara sebenarnya hanya menyebarkan 200 undangan. Namun massa membludak karena tiap undangan membawa massanya sendiri-sendiri. "Jadi Ini diluar kuasa kami sebagai panitia," pungkasnya. (atn/dam) Editor : Damianus Bram
#Gerakan Pemuda Ka'bah #polresta surakarta #Aparat Bersitegang dengan Ormas #GPK Kota Solo #Harlah GPK ke 40