Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Kota Surakarta Wahyu Kristina mengatakan, pihaknya membuka kesempatan pada masyarakat yang hendak terlibat dalam event tersebut. Sedikitnya 100 UMKM akan diberikan tempat untuk menjajakan menu berbuka puasa olahan mereka saat jelang waktu buka puasa ini.
”Kami buka pendaftaran untuk 100 UMKM. Waktunya mulai pukul 15.00-19.00 WIB,” jelasnya, kemarin (3/4).
Jenis dagangan yang diakomodir adalah dagangan kuliner siap saji dan siap santap. Baik dalam bentuk makanan berat maupun makanan ringan (takjil). Khususnya untuk menu berbuka puasa. Meski demikian pemkot tidak mengizinkan adanya aktivitas memasak di area yang telah diizinkan tersebut.
”Jenis dagangan kuliner yang siap saji. Tidak ada kompor, tanpa proses memasak, dan sebagainya. Jadi hanya menata dagangan disana. Konsepnya datang bersih, pulang bersih. Makanya diprioritaskan UMKM yang langsung bisa mendisplay dagangan mereka,” ucap wanita yang akrab disapa Ina itu.
Pusat takjil itu diharapkan bisa memfasilitasi masyarakat yang menunggu waktu berbuka dengan datang di Koridor Jenderal Sudirman-Balaikota Surakarta untuk menikmati keindahan lampion bernuansa Ramadan.
”Event ini mulai awal puasa sampai syawalan nanti. Nanti juga ada kegiatan tarawih dan tadarus di balai kota. Termasuk juga dimeriahkan kelompok-kelompok kesenian Islami dari berbagai kelurahan di Solo,” imbuh Ketua Panitia Semarak Kampung Ramadan, Sunarto. (ves/nik/dam) Editor : Damianus Bram