Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surakarta Siti Wahyuningsih mengatakan, capaian booster tinggi karena dilakukan secara terbuka untuk semua masyarakat. Termasuk dari luar Kota Bengawan.
“Dulu di awal-awal vaksin masih terbatas (khusus) warga dalam kota. Sekarang kan vaksinnya longgar,” ujarnya, Senin (4/4).
Hingga saat ini pemkot memikiki 10.800 dosis untuk booster yang bisa disuntikkan untuk lebih dari 20 ribu sasaran. “Stok vaksin dalam kondisi aman. Pengiriman dari pusat dilakukan setiap minggu sekali. Jenis vaksinnya AstraZeneca dan Sinopharm,” terang kadinkes.
Sementara itu, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka meminta warganya segera booster. “Wong ya gratis. Jadi yang mau mudik, mau bertemu orang tua, harus booster dulu biar lebih aman," ucapnya.
Vaksinasi Covid-19 di Kota Bengawan dapat diakses di rumah sakit, puskesmas, sentra vaksinasi, maupun bus vaksin. Masyarakat tinggal memilih cara yang paling mudah. Mereka yang sama sekali belum divaksin, juga tetap dilayani.
"Nanti waktu mudik juga tidak menutup kemungkinan pemberian vaksinasi booster dilakukan pemerintah di tempat publik. Antara lain stasiun, terminal, bandara. Pasti ada pengecekan booster. Nanti kami detailkan lagi minggu depan," pungkas Gibran. (ves/wa/dam) Editor : Damianus Bram