Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Heru Sunardi membenarkan adanya temuan sejumlah produk makanan yang kedaluwarsa dan produk dengan kemasan rusak dalam kegiatan inspeksi pasar. Dengan adanya temuan itu pihaknya langsung meminta jajarannya agar makin rutin melakukan pengecekan di lapangan baik di pasar tradisional maupun di toko modern.
"Sebetulnya inspeksi pangan ini rutin dilakukan, tiap bulan ada. Hanya saja mendekati Lebaran giat ini memang makin rutin dilakukan. Tujuannya untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat dalam kondisi baik dan layak konsumsi," terang dia, Kamis (14/4).
Ia meminta seluruh pengelola pasar tradisional maupun petugas lapangan yang biasa melakukan pengecekan di toko modern untuk memantau keberadaan bahan pangan yang ada di pasaran. Jika ada temuan serupa, pedagang diwajibkan untuk tidak menjual makanan tidak layak konsumsi itu sehingga bisa dikembalikan pada pihak produsen dan seterusnya.
"Setiap ada temuan kami minta disisihkan dari lokasi display, istilahnya jangan dipajang agar tidak dibeli masyarakat. Ini akan kami monitor terus sampai Lebaran nanti," tegas Heru.
Terpisah, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka memastikan akan terus mengawasi keberadaan bahan pangan di Kota Bengawan. Baik dari segi fenomena harganya maupun dari kelayakan konsumsinya.
"Kami awasi terus ya, nanti biar lebih rutin dicek sama disdag. Yang jelas kami awasi kestabilan harganya maupun kualitas produknya seperti waktu kedaluwarsanya dan sebagainya," kata Gibran. (ves/bun/dam) Editor : Damianus Bram