Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Bisa Tembus 50 Ribu Penumpang Per Hari

Damianus Bram • Senin, 18 April 2022 | 14:15 WIB
TIPE A: Pengelola Terminal Tirtonadi memastikan bus dan krunya dalam keadaan prima pada masa angkutan Lebaran. Termasuk menyediakan pos kesehatan. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
TIPE A: Pengelola Terminal Tirtonadi memastikan bus dan krunya dalam keadaan prima pada masa angkutan Lebaran. Termasuk menyediakan pos kesehatan. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
SOLO – Kepadatan sirkulasi penumpang bus di Terminal Tipe A Tirtonadi diprediksi mencapai 40-50 ribu penumpang pada puncak arus mudik Lebaran tahun ini. Pengelola terminal memprediksi keramaian mudik kali ini bakal seramai sebelum Covid-19.

Koordinator Terminal Tipe A Tirtonadi Joko Sutriyanto mengatakan, prediksi keramaian itu mengingat pengalaman adanya larangan mudik atau berpergian jauh pada Lebaran sebelumnya. Sementara tahun ini sudah diizinkan.

"Mudik itu mulai sepi sejak 2019. Kan waktu itu Covid-19 mulau masuk dan mulai ada larangan mudik. Larangan ini berlanjut pada 2020 dan 2021. Lalu situasi pandemi mulai kondusif pada 2022. Jadi predikasinya kepadatan akan seramai 2018 lalu atau bahkan lebih ramai daripada waktu itu," jelas dia, Minggu (17/4).

Berdasarkan data kepadatan dan sirkulasi penumpang maupun armada Terminal Tirtonadi 2018 lalu, puncak kepadatan masa angkutan Lebaran terjadi pada H-3. Pada momen itu tercatat 40-50 ribu penumpang keluar masuk terminal dalam satu hari tersebut.

"Penumpang sebesar itu setara dengan 2-4 ribu armada dalam sehari. Hitungannya selama 24 jam mulai pukul 08.00 sampai pukul 08.00 pagi berikutnya. Ini terjadi pada H-3 Lebaran. Biasanya kepadatannya naik itu sejak H-7 Lebaran," kata dia.

Sirkulasi penumpang maupun armada sebesar itu merupakan penghitungan menyeluruh terhadap penumpang maupun armada yang keluar masuk terminal kala itu. Hal ini yang dijadikan acuan untuk menyambut masa angkutan Lebaran 2022 ini.

"Prediksinya ya bisa seramai 2018 lalu atau malah lebih banyak karena momen mudik ini sempat tertunda beberapa tahun dan baru difasilitasi lagi oleh pemerint pada tahun ini," terang Joko.

Soal berapa jumlah armada mudik gratis yang akan masuk Terminal Tirtonadi pada tahun ini, Joko masih belum bisa memberi kepastian karena masih terus dalam koordinasi hingga hari ini. Meski demikian, mudik gratis juga diprediksi ramai lantaran difasilitasi oleh berbagai pihak, mulai dari Kementerian Perhubungan, pemda terkait, hingga perusahaan milik pemerinrah maupun milik swasta yang menyediakan program mudik gratis.

"Jumlahnya belum pasti, tapi pastinya cukup banyak. Kalau mengacu program mudik gratis pada masa angkutan Lebaran 2017 dan 2018 lalu, penumpang maupun armada mudik gratis itu terbilang cukup banyak peminatnya,” ujarnya.

Data pada masa angkutan Lebaran 2018 lalu jumlah armada penumpang dan truk pengangkut kendaraan pemudik tembus 1.400 armada, baik dari pemerintah maupun swasta dengan jumlah penumpang 20 ribu penumpang.

“Jumlah ini diluar penumpang reguler," jelas dia.

Melihat antusias masyarakat pada Lebaran ini, Joko yakin lonjakan penumpang maupun armada yang keluar masuk terminal akan lebih banyak dibanding sebelumnya. Sebab itu, berbagai sarana dan prasarana penunjang juga ikut disiapkan. Mulai dari penambahan personel di lapangan, pengecekan kesehatan armada dan sopir bus, penyiapan layanan vaksinasi booster dan swab antigen, hingga pengawasan penerapan protokol kesehatan di terminal.

"Untuk antisipasi kepadatan antara bus reguler dan bus mudik gratis nanti akan kami siapkan mekanisme khusus agar sirkulasi keluar masuk armada lebih lancar,” ujarnya.

Salah satunya dengan penerapan pola seperti selter. Jadi bus datang kemudian menurunkan penumpang lalu keluar. Termasuk berkoordinasi dengan dinas perhubungan untuk pengaturan keluar masuk armada di sekitar terminal agar tidak terjadi kepadatan di pintu keluar masuk.

Terpisah, melalui siaran pers yang dirilis oleh Bagian Hukum dan Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Minggu (17/4), telah dilakukan rampcheck di sejumlah terminal.

"Masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik harus tetap berhati-hati selama menempuh perjalanan. Tetap mematuhi rambu lalu lintas, dan wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi. (ves/bun/dam) Editor : Damianus Bram
#arus mudik lebaran #Kepadatan Terminal Tirtonadi #Terminal Tipe A Tirtonadi #terminal tirtonadi