Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Lawan Pelecehan Seksual di Kereta Api, KAI Gelar Kampanye di 14 Stasiun

Damianus Bram • Kamis, 30 Juni 2022 | 16:00 WIB
ANTISIPASI: Kampanye mencegah pelecehan seksual serentak digelar di 12 stasiun seluruh wilayah kerja KAI. (ISTIMEWA)
ANTISIPASI: Kampanye mencegah pelecehan seksual serentak digelar di 12 stasiun seluruh wilayah kerja KAI. (ISTIMEWA)
SOLO – Kasus pelecehan seksual yang terjadi di dalam gerbong mendorong Kereta Api Indonesia (KAI) menggencarkan kampanye mencegah kejadian serupa terulang. Kegiatan tersebut digelar serentak di 14 stasiun seluruh wilayah kerja KAI, Rabu (29/6).

"Kampanye ini penting untuk mengajak masyarakat ketika menggunakan layanan KAI tetap saling menghargai dan menghormati, sehingga dapat terwujud transportasi kereta api yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan," ungkap Manajer Humas Daop 6 Supriyanto, kemarin.

Pihak eksternal turut dilibatkan dalam kampanye serentak itu. Di antaranya GKR Bendara (putri Sri Sultan HB X), kepolisian, Komunitas Pencinta Kereta Api Semboyan Satoe Community, serta para pekerja KAI, terutama pekerja perempuan.

KAI menyampaikan pesan stop pelecehan seksual melalui spanduk, poster, pamflet, dan stiker. KAI Daop 6 juga mengajak masyarakat menandatangani petisi antikekerasan dan pelecehan seksual di transportasi publik.

Sementara itu, Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani menuturkan, KAI perlu melakukan kampanye antikekerasan seksual agar KA aman bagi perempuan. Dia berharap KAI dan Komnas Perempuan dapat berkolaborasi untuk aspek edukasi dan pedoman kebijakan yang berlaku secara internal dan eksternal di KAI.

"Petugas KAI baik di stasiun maupun di atas kereta api akan terus bersiaga jika terjadi tindak kekerasan dan pelecehan seksual. Meski demikian, KAI juga tetap meminta pelanggan tetap waspada dan melaporkan kepada petugas jika terjadi tindakan kekerasan dan pelecehan seksual," imbuh Supriyanto. (aya/wa/dam) Editor : Damianus Bram
#kai #Komnas Perempuan #KAI Daop 6 Jogjakarta #pelecehan seksual #Pelecehan Seksual di Kereta Api