Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Konsep Koridor Gatsu-Ngarsopuro Mirip Malioboro, Telan Rp 30 M

Damianus Bram • Selasa, 19 Juli 2022 | 14:00 WIB
MULAI DITATA: Pekerja mulai pekerjaan membongkar kawasan Ngarsopuro yang akan dipercantik Minggu (18/7). (M. IHSAN/RADAR SOLO)
MULAI DITATA: Pekerja mulai pekerjaan membongkar kawasan Ngarsopuro yang akan dipercantik Minggu (18/7). (M. IHSAN/RADAR SOLO)
SOLO – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai melakukan penataan Koridor Gatot Subroto (Gatsu)-Ngarsopuro. Proyek ini ditaksir menelan anggaran Rp 30 miliar dari pemerintah pusat.

Berdasarkan laman https://lpse.pu.go.id/ paket penataan kawasan koridor pedestrian Kota Solo memiliki pagu anggaran Rp 39 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2022. Proses lelang telah dilakukan dengan pemenang lelang PT Wita Surya Sarana yang beralamat Jalan Gedongsongo Timur No. 42, Manyaran, Semarang. Nilai penawaran sebesar Rp 30,3 miliar.

"Koridor Gatsu-Ngarsopuro sudah kami mulai tahun ini," kata Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono saat berkunjung ke Solo akhir pekan kemarin.

Sejumlah pekerjaan fisik penataan kawasan koridor Gatsu-Ngarsopuro sudah terlihat di beberapa titik. Salah satunya di depan atau sebelah barat Pasar Ngarsopuro. Jalur pedestrian sudah mulai dibongkar secara bertahap.

"Penataan ini sesuai yang sudah diprogramkan wali kota," beber Basuki.

Proses penataan koridor Gatsu-Ngarsopuro itu diperkirakan membutuhkan waktu enam bulan. Konsepnya berupa penataan kawasan dengan perbaikan sejumlah infrastruktur jalan di sekitarnya. Selain itu, juga memaksimalkan potensi pedagang kaki lima di sekitarnya agar lebih tertata rapi dari sebelumnya.

"Jadi (Koridor Gatsu-Ngarsopuro) mau kami konsep seperti Malioboro sesuai DED (detail engineering design)," jelas dia.

Ditemui terpisah, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka tak banyak berkomentar soal kemiripan dengan Malioboro yang disampaikan menteri PUPR. Yang pasti dia menjamin penataan itu tidak mengubah bentuk yang ada seperti saat ini.

"Sudah dimulai (penataan Gatsu-Ngarsopuro). Masalah mirip atau tidak biar warga yang menentukan, tidak merubah bentuk kok, kami percantik saja," jelas dia di Balai Kota Surakarta, Senin (18/7) sore.

Sesuai video penataan yang diperlihatkan Gibran pada awak media beberapa bulan lalu, penataan koridor itu memang tak banyak mengubah bentuk. Perbaikan hanya pada sejumlah infrastruktur jalan yang rusak hingga perbaikan lampu kota yang di sana. Selain itu ada perbaikan fasad tematik yang akan dipasang di sejumlah bangunan atau gedung di muka jalan. Termasuk sejumlah bangunan utama yang di Simpang Ngarsopuro.

Disinggung soal penataan parkir, pemkot memastikan tetap menyediakan space parkir tepi jalan. Pemilik pertokoan di kawasan tersebut tak perlu khawatir akan kehilangan pelanggan karena persoalan parkir.

"Nanti lampunya kami perbaiki semua biar makin cantik. Pokoknya bersabar dulu, selama enam bulan. Ini masuk program pembangunan prioritas," tutur wali kota. (ves/bun/dam) Editor : Damianus Bram
#Koridor Gatsu-Ngarsopuro #ngarsopuro #Penataan Ngarsopuro #Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka #Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono