Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Jumat Besok, Pasar Joglo Steril Pedagang

Damianus Bram • Rabu, 27 Juli 2022 | 15:20 WIB
TAWAR MENAWAR: Transaksi kebutuhan sehari-hari di Pasar Joglo. Pedagang dipindahkan ke pasar darurat. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
TAWAR MENAWAR: Transaksi kebutuhan sehari-hari di Pasar Joglo. Pedagang dipindahkan ke pasar darurat. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
SOLO – Pembangunan pasar darurat bagi 113 pedagang Pasar Joglo, Banjarsari, rampung. Para pedagang mulai memindahkan barang-barang ke lokasi sementara di sekitar tempat pemakaman umum (TPU) Bonoloyo.

Kepala Bidang (Kabid) Sarana Distribusi Perdagangan Dinas Perdagangan Joko Sartono menjelaskan, para pedagang diberi waktu hingga Kamis (28/7) untuk menyelesaikan kepindahan ke pasar darurat. Sebab esok harinya, Jumat (29/7) pagi, akan digelar tasyakuran mulai beroperasinya pasar darurat.

Setelah semua pedagang pindah, Pasar Joglo segera dibongkar untuk mendukung kelancaran proyek rel layang palang Joglo. “Nanti saya minta bantuan dari yang akan menggunakan, PT WIKA," jelasnya, Selasa (26/7).

Di pasar darurat telah tersedia kantong parkir untuk kendaraan pembeli maupun pedagang. Lokasinya di depan gapura masuk utama TPU Bonoloyo. Area setempat juga dimanfaatkan untuk bongkar muat barang.

“Di halaman itu masih tersisa lahan, kami pinjam. Di depan gapura, sebelah pohon beringin. Area di depan kantor TPU Bonoloyo juga bisa untuk parkir," terang dia.

Lokasi tersebut bisa menampung lebih dari 50 unit sepeda motor, sedangkan area bongkar muat barang diperkirakan mampu menampung tiga hingga empat unit mobil.

Dengan tersedianya kantong parkir, pedagang dan pembeli tidak boleh berhenti atau parkir kendaraan di badan jalan. Sebagai antisipasi, akan ada barikade besi yang dipasang di badan jalan.

“Kami sudah pinjam barikade dari Dishub Surakarta untuk membatasi antara kios dan jalan demi keamanan,” kata Joko.

Badan jalan yang akan dibatasi menggunakan barikade besi, imbuhnya, sekitar satu meter. Area itu digunakan sebagai sirkulasi atau mobilitas pembeli. Selama ini, lokasi di tepi Jalan Sumpah Pemuda itu digunakan untuk parkir truk. (atn/wa/dam) Editor : Damianus Bram
#rel layang joglo #Dinas Perdagangan Kota Surakarta #tpu bonoloyo #Pasar Darurat Pasar Joglo #Pasar Darurat #Pasar Joglo