Di video itu terlihat kaki kiri anak rusa tersebut mengalami luka. Anakan rusa itu terlihat bersama seekor rusa dewasa yang kemungkinan merupakan induknya. Video tersebut diduga diambil atau didokumentasikan oleh seorang pengunjung.
“Duh Solo gimana nih Solo, masa ada yang sakit enggak di urus,” ujar orang yang mengambil video tersebut.
Kepala UPT Kawasan Wisata Taman Balekambang Solo Sumeh, mengonfirmasi video itu diambil di Taman Balekambang Solo. Dia juga membenarkan bahwa ada anakan rusa yang mengalami luka atau sakit di bagian kaki. Menurut dia umur anak rusa itu belum ada satu bulan. "Kurang lebih nggih satu bulan belum ada mas," terang dia.
Sedangkan untuk waktu pengambilan video tersebut diperkirakan Sumeh pada pekan lalu. Tapi dia tidak tahu siapa yang mengambil video tersebut dan mengunggahnya di media sosial (medsos) atau mengirimnya melalui pesan WA.
Yang pasti menurut dia saat ini kondisi anak rusa itu sudah mulai membaik, walaupun belum benar-benar sembuh. "Sudah kami periksakan rutin. Kami bawa ke puskeswan untuk diperiksa, juga kami masukkan ke kandang," imbuh dia.
Anak rusa itu juga diberi asupan gizi tambahan dengan minum susu dan makanan lain. Sumeh berharap pengunjung tidak meragukan komitmen UPT Kawasan Wisata Taman Balekambang Solo dalam memelihara hewan-hewan. "Jadi pengunjung tidak usah ragu dengan komitmen kami untuk memelihara hewan dan juga tanaman," harap dia.
Soal penyebab luka anak rusa, Sumeh menduga karena diamuk oleh rusa jantan dewasa saat sedang birahi. Sebab saat ini menurut dia sedang masa birahi rusa-rusa jantan. "Biasanya diamuk rusa jantan pas birahi. Ini kan bulan-bulan birahi rusa jantan. Rusa jantan saat sedang birahi itu galak. Kadang pohon pun sampai diamuk," terang dia (atn/dam) Editor : Damianus Bram